Gedung Putih Ancam Akan Ada Konsekuensi Jika Navalny Mati di Penjara

Antara, · Senin 19 April 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 18 2397071 gedung-putih-ancam-akan-ada-konsekuensi-jika-navalny-mati-di-penjara-A7jmH97B2e.jpg Pemimpin Oposisi Rusia, Alexei Navalny. (Foto: Sputnik)

WASHINGTON - Penasihat Keamanan Nasional Presiden Joe Biden, Jake Sullivan, pada Minggu (18/4/2021) mengatakan di program CNN "State of the Union" bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengatakan kepada Rusia bahwa "bakal ada konsekuensi" jika kritikus Kremlin Alexei Navalny mati di penjara.

"Kami telah berkomunikasi dengan pemerintah Rusia bahwa apa yang terjadi dengan Tuan Navalny selama di penjara adalah tanggung jawab mereka dan mereka akan dimintai pertanggungjawabannya oleh masyarakat internasional," kata Suvillan kepada CNN.

BACA JUGA: Tokoh Oposisi Rusia Alexei Navalny Umumkan Mogok Makan di Penjara

"Dalam langkah spesifik yang akan kami tempuh, kami sedang mempertimbangkan berbagai tindakan yang akan kami terapkan dan saya tidak akan membocorkannya saat ini kepada publik, tetapi kami telah berkomunikasi bahwa bakal ada konsekuensi jika Tuan Navalny meninggal," lanjutnya.

BACA JUGA: Bandingkan Muslim dengan Kecoak, Status "Tahanan Hati Nurani" Alexei Navalny Dicabut

Reuters sebelumnya melansir bahwa Navalny, (44 tahun), sedang mengalami peningkatan kemungkinan gagal ginjal dan penglihatannya kian buruk usai melakukan aksi mogok makan selama lebih dari dua bulan.

Penentang utama Presiden Rusia Vladimir Putin itu mulai menolak makanan pada 31 Maret sebagai bentuk protes atas minimnya pengobatan medis yang sesuai untuk kaki dan nyeri punggung yang dideritanya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini