Pemburu Liar Tewas Diinjak-injak Kawanan Gajah

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 20 April 2021 08:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 18 2397555 pemburu-liar-tewas-diinjak-injak-kawanan-gajah-YKv8SeGEu1.jpg Ilustrasi kawanan gajah (Foto: Anup Shah/ Science Photo Library)

AFRIKA SELATAN - Seorang tersangka pemburu liar diinjak-injak kawanan gajah hingga tewas  di Taman Nasional Kruger Afrika Selatan pada Sabtu (17/4).

Menurut pernyataan yang dikeluarkan Taman Nasional Afrika Selatan yang dirilis Minggu (18/4), tiga tersangka pemburu berusaha melarikan diri dari penjaga Taman Nasional Kruger ketika mereka bertemu dengan kawanan gajah yang sedang berkembang biak.

Begitu tersangka menyadari bahwa mereka sedang dikejar, mereka "menjatuhkan kapak dan tas dengan perbekalan mereka" dan melarikan diri dari polisi hutan.

Para penjaga meminta bantuan dari unit K9 dan Sayap Udara Polisi Afrika Selatan. Seorang tersangka kemudian ditangkap dan "memberi tahu polisi hutan bahwa kelompok itu telah bertemu dengan kawanan gajah dan tidak yakin apakah komplotannya berhasil melarikan diri.”

(Baca juga: Laki-laki Ini Akhirnya Bebas Setelah Dipenjara Hampir 70 Tahun: "Rasanya Seperti Lahir Kembali")

“Para penjaga taman menemukan komplotan terinjak-injak parah dan tewas seketika karena terluka parah. Tersangka ketiga dilaporkan terluka di mata tetapi terus melarikan diri. Sebuah senapan ditemukan dan kasus tersebut dirujuk ke polisi. Tim patologi pun langsung diturunkan ke tempat kejadian,” terang pernyataan itu. Hingga saat ini pencarian tersangka ketiga sedang dilakukan.

Gareth Coleman, eksekutif pengelola Taman Nasional Kruger, mendesak mereka yang tinggal di sekitar untuk membantu dengan informasi apa pun.

"Kami bangga dengan kerja tim dan dedikasi Rangers Corp kami, penerbang kami, dan unit K9. Sangat disayangkan bahwa a kehidupan tidak perlu hilang. Hanya melalui disiplin, kerja tim dan keuletan kita dapat membantu membendung gelombang perburuan badak di TNK,” terangnya.

"Kampanye melawan perburuan adalah tanggung jawab kita semua; itu mengancam banyak mata pencaharian, menghancurkan keluarga dan membutuhkan sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk memerangi kejahatan yang dapat digunakan untuk menciptakan lapangan kerja dan pembangunan," lanjutnya.

(Baca juga: Apa yang Terjadi pada Dosis Vaksin Covid-19 yang Tak Terpakai?)

Dalam insiden terpisah keesokan harinya (Minggu), pihak bewenang Taman Nasional Kruger menangkan tiga lagi tersangka pemburu yang memiliki senapan berburu kaliber tinggi, peralatan perburuan dan amunisi.

"Kami berharap penangkapan ini mengirimkan pesan yang kuat kepada para pemburu bahwa kami lebih dari bertekad untuk menghentikan mereka di jalur mereka untuk memastikan kelangsungan hidup badak kami,” terang Coleman, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak taman dan diemail ke CNN pada Senin (19/4).

"Kami memiliki strategi untuk memastikan bahwa kami memenangkan kampanye ini. Penangkapan tersebut merupakan pendorong moral yang baik bagi pria dan wanita kami di garis depan kampanye anti-perburuan,” tambahnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini