5 Orang Jadi Tersangka Kasus Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 29 April 2021 20:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 608 2403069 5-orang-jadi-tersangka-kasus-rapid-test-bekas-di-bandara-kualanamu-WTX3bipVoP.jpg Penggerebekan rapid test bekas di Bandara Kualanamu (Foto: Wahyudi Aulia Siregar)

MEDAN - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara menetapkan lima orang tersangka karena diduga terlibat dalam praktik penggunaan alat bekas pakai pada layanan Rapid Test Swab Antigen yang disediakan PT Kimia Farma Diagnostik di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara. Praktik itu dibongkar polisi pada Selasa, 27 April 2021.

Kasubid Penerangan Masyarakat Polda Sumatera Utara, AKBP Mangantar Pardamean Nainggolan, menyebutkan kelima tersangka adalah PM (45), SR (19), DJ (20), M(30 dan R (21). "Kelima orang ini memiliki perannya masing-masing," kata Nainggolan, Kamis (29/2021).

Baca Juga:  Pasca-Digerebek, Pelayanan Rapid Test di Bandara Kualanamu Ditutup

Nainggolan menjelaskan, PM adalah Bisnis Manager di Laboratorium Kimia Farma yang berlokasi di Jalan RA Kartini, Kota Medan. Warga Griya Pasar Ikan Jalan Lohan, Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan itu berperan sebagai penanggungjawab Laboratorium dan yang menyuruh melakukan penggunaan Cutton Buds Swab Antigen bekas.

"Jadi PM ini adalah otak pelakunya," kata Nainggolan.

Sementara SR, adalah kurir yang membawa Cutton Buds Swab Antigen bekas dari KNIA ke Laboratorium Kimia Farma. Warga Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan itu juga yang membawa Cutton Buds Swab Antigen bekas yang sudah diolah dan dikemas ulang dari Laboratorium Kimia Farma ke KNIA.

Sedangkan DJ, warga Dusun III Lubuk Besar Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, berperan melakukan daur ulang Cutton Buds Swab Antigen bekas menjadi seolah-olah baru.

Kemudian, tersangka M yang merupakan tenaga admin di Laboratorium Kimia Farma Jalan RA Kartini. Warga Musi Rawas, Sumatera Selatan itu berperan yang melaporkan hasil Swab ke Kantor Pusat Kimia Farma Diagnostik.

Baca Juga:  Ini Foto-Foto Penggerebekan Layanan Rapid Antigen Pakai Alat Bekas di Bandara Kualanamu

Terakhir tersangka R yang merupakan karyawan tidak tetap di Laboratorium Kimia Farma Jalan RA Kartini Medan. Warga Musi Rawas, Sumatera Selatan itu merupakan tenaga admin hasil Swab test

Antigen di Posko Pelayanan Pemeriksaan Covid19 Kimia Farma Bandara Kualanamu.

"Jadi semuanya warga Sumatera Selatan," tukasnya.

Nainggolan kemudian menyebutkan, lima tersangka ini merupakan bagian dari 21 orang yang sudah diperiksa polisi dalam kasus itu. "Kita juga sudah memeriksa 3 orang yang menjadi korban dalam kasus tersebut," ungkapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini