Sementara itu, Kasi Surveilance dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Penanganan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Satrio Wibowo mengatakan, investigasi ditargetkan menyasar 200 orang warga Desa Banyuurip, termasuk perangkat desanya.
"Untuk langkah awal kita tracing perangkat desa terlebih dahulu. Sebab di desa ini ada salah satu perangkat desa yang meninggal akibat Covid-19," kata Satrio.
Dari seluruh perangkat yang dilakukan tracing, lima orang perangkat dinyatakan reaktif sehingga dilanjutkan tes usap PCR.
"Kami juga melakukan tracing kepada keluarga perangkat yang reaktif itu, dan hasilnya ditemukan lagi tiga yang reaktif antibodi. Untuk tracing ini, kami menggunakan dua jenis tes kit, yaitu tes antibody dan PCR antigen," terang Satrio.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.