Jual Gadis Rp10 Juta di Medsos, Muncikari Ditangkap Polrestabes Surabaya

Lukman Hakim, Koran SI · Kamis 06 Mei 2021 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 519 2406282 jual-gadis-rp10-juta-di-medsos-muncikari-ditangkap-polrestabes-surabaya-z95bClynH2.jpg Polrestabes Surabaya bongkar prostitusi online dan menangkap muncikari. (Foto : Lukman Hakim)

SURABAYA - Polrestabes Surabaya berhasil membongkar praktik prostitusi online. Dalam kasus ini, polisi mengamankan satu tersangka inisial HY (38) warga Yogyakarta. Dia ditangkap di salah satu hotel di Surabaya, pada Senin (3/5/2021).

Kasus ini bermula pada November 2020. Saat itu, korban AW (19), asal Blora Jawa Tengah dikenalkan oleh temannya tersangka yang bernama PT. Tersangka menjemput korban di Semarang menuju kost tersangka di Yogyakarta.

"Tersangka menjual keperawanan korban seharga Rp10 juta. Hasil menjual keperawanan tersebut tersangka mendapat keuntungan Rp3 juta," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (5/5/2021).

Dia menambahkan, tersangka yang tidak mempunyai pekerjaan tetap ini selanjutnya membuat akun Twitter yang isinya menawarkan korban untuk dibooking tamu. Selanjutnya tersangka mengajak korban open booking out (BO) di Surabaya dengan menggunakan kereta api yang difasilitasi tersangka.

"Tersangka menawarkan korban open BO di akun Twitter dengan tarif Rp1,5 juta. Dari tarif itu, tersangka mendapat keuntungan Rp500.000," ujarnya.

Sebenarnya, lanjut dia, korban ingin lari dan berhenti kerja open BO. Akan tetapi, korban diancam tersangka. Tersangka mengancam akan menyebarkan video AW yang sedang tidur sambil telanjang kepada keluarga dan teman-teman korban.

Baca Juga : Prostitusi Keluarga Terjadi di Majalengka, Ini Kata Sang Bupati

"Video telanjang korban saat sedang tidur itu direkam oleh tersangka," ujarnya.

Tersangka sudah melakukan aksinya sejak November 2020 sampai Mei 2021. Selain mendapatkan keuntungan uang dan hasil penjualan korban open BO tersangka juga mendapatkan pelayanan seksual oleh korban. Sebab, setiap hari tersangka tidur satu kamar dengan korban.

"Tersangka diamankan saat menunggu di luar hotel ketika korban sedang melayani tamu," tutur Oki.

Baca Juga : Satpol PP Bongkar Kasus Prostitusi Bermodus Sewa Kos-Kosan di Depok

Dalam perkara ini, polisi mengamankan barang bukti berupa bill hotel, uang tunai Rp500.000 dan satu handphone. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 2 UU Nomor 21 tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini