Terkait Munarman, 3 Eks Petinggi FPI Makassar Ditangkap Densus 88

Antara, · Rabu 05 Mei 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 609 2405994 terkait-munarman-3-eks-petinggi-fpi-makassar-ditangkap-densus-88-tZLAts4UwG.jpg Densus 88 Mabes Polri (Foto: Okezone)

MAKASSAR - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dibantu Tim Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap tiga orang mantan petinggi Organisasi Front Pembela Islam (FPI) Cabang Kota Makassar. Mereka diduga punya keterkaitan dengan kasus teroris yang melibatkan mantan Sekretaris Umum FPI Pusat Munarman.

"Iya, benar ada tiga orang mantan petinggi FPI ditangkap tim di rumahnya masing-masing," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan membenarkan, saat dikonfirmasi, seperti dilansir dari Antara, Rabu (5/5/2021).

Baca Juga:  Munarman yang Menenangkan Habib Rizieq saat Pulang ke Indonesia

Tiga orang yang ditangkap tersebut masing-masing berinisial AR, MU, dan AS. Namun, Zulpan belum dapat menjelaskan secara rinci apakah penangkapan itu punya keterkaitan dengan jaringan terorisme di Makassar dan daerah lainnya.

Namun ketiganya saat ini masih berstatus terperiksa, karena masih akan menjalani serangkaian proses pemeriksaan dari penyidik Densus 88 Antiteror Mabes Polri. "Jelasnya mereka punya jabatan strategis. Informasinya, ada panglima, hingga ketua. Ini terkait dengan kasus pengembangan pemeriksaan dari Munarman," katanya.

Saat ini, ketiganya sudah diamankan Densus 88 Antiteror untuk pengembangan selanjutnya. Soal keterangan lebih rinci, kata dia, tentu wewenang dari tim Densus 88 yang dapat menjelaskan, sebab Polda Sulsel hanya membantu dalam hal pengamanan.

Baca Juga:  Munarman Belum Bisa Ditemui Keluarga & Pengacara Usai Ditangkap, Ini Alasan Polri

Sebelumnya, Desus 88 Antiteror Mabes Polri bersama Tim Polda Sulsel menggeledah bekas markas organisasi FPI di Jalan Sungai Limboto, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel.

Sejumlah barang-barang diamankan petugas, seperti satu kardus berwarna cokelat, papan nama, dan sebuah bungkusan plastik warna merah termasuk spanduk bertuliskan logo dan nama FPI. Organisasi FPI tersebut telah dibubarkan secara resmi oleh Pemerintah.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini