Wagub UU Temui Ganjar di Purwokerto, Ada Apa?

Tim Okezone, Okezone · Minggu 09 Mei 2021 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 512 2408007 wagub-uu-temui-ganjar-di-purwokerto-ada-apa-kpyFEho3hl.jpg Tangkapan layar media sosial

BANYUMAS - Wakil Gubernur Jawa Barat, Ruzhanul Ulum (Uu) menghadiri kegiatan groundbreaking sebuah Masjid Agung di Jawa Tengah. Tepatnya, pada masjid yang terletak di Jl. Bung Karno, Purwokerto,  Banyumas, Jawa Tengah dalam kawasan pinggir danau pengendali banjir.

(Baca juga: Polemik Sholat Idul Fitri di Rumah, MUI: Jangan Sampai Kita Dibikin Stres!)

Dia juga menemui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan safari ke Jawa Tengah. Anies juga menemui Ganjar Pranowo di rumah dinasnya di Semarang.

“Alhamdulillah, kemarin siang mewakili Bapak Gubernur Jabar @ridwankamil, saya hadir di lokasi tersebut dalam acara Groundbreaking (Peletakan Batu Pertama) Masjid Agung, dan saya didampingi oleh yang terhormat Bapak Gubernur Jateng @ganjar_pranowo,” tulis Uu di Instagramnya dilansir, Minggu (9/5/2021).

(Baca juga: Keren Abis! Ini Penampakan Desain Masjid Akbar Banyumas Karya Ridwan Kamil)

Kehadiran Uu bukan tanpa sebab. Masjid agung tersebut merupakan masjid yang di desain langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Baraya, di tengah kesibukannya sebagai Gubernur kang @ridwankamil masih sempat mendesainkan sebuah Masjid Agung dengan tema 'Seribu Bulan Sabit' di Jawa Tengah,” ceritanya.

Dalam salah satu foto yang unggahnya, terpampang desain megah nan estetik masjid Agung tersebut. Berdasarkan keterangan Uu, diperkirakan masjid itu bisa menampung hingga 3.000 jamaah pada saat beribadah.

Setelah kegiatan peletakan batu pertama, tak ketinggalan Uu menyampaikan harapan dan doa untuk masjid itu ke depannya. Berharap agar kehadiran masjid itu bisa membawa berkah bagi masyarakat di sekitarnya.

“Saya dan pak Ganjar berharap, semoga Masjid Agung ini kelak akan memberikan banyak berkah dan kemaslahatan bagi umat serta masyarakat sekitar, dimakmurkan oleh para jamaahnya, dan tentunya bisa mengarahkan jamaah kepada nilai-nilai modernisasi dalam beragama di masa depan,” tutur Uu.

(Timothy Putra Noya)

 

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini