Korban Tewas di Gaza Bertambah Jadi 48, Israel Akan Terus Lanjutkan Serangan

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 12 Mei 2021 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 12 18 2409610 korban-tewas-di-gaza-bertambah-jadi-48-israel-tak-berencana-hentikan-serangan-j1ZlBO9esJ.jpg Reruntuhan gedung yang hancur akibat serangan udara Israel di Gaza, 12 Mei 2021. (Foto: Reuters)

GAZA – Serangan udara Israel terhadap Gaza berlanjut hingga Rabu (12/5/2021) pagi, menambah jumlah korban yang jatuh di daerah pantai Palestina itu.

Sumber lokal mengatakan jet tempur Israel mengebom situs-situs milik kelompok bersenjata Palestina, selain gedung keamanan dan polisi. Di lingkungan Tel al-Hawa, Kota Gaza, seorang pria, istrinya yang sedang hamil, dan anak laki-laki mereka yang berusia lima tahun terbunuh oleh serangan Israel di rumah mereka.

BACA JUGA: Serangan Meningkat, 35 Warga Palestina Tewas di Gaza, 3 Orang di Israel

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak serangan terbaru dimulai mencapai 48 orang, termasuk 14 anak-anak dan tiga wanita. Setidaknya 304 orang lainnya terluka.

Enam orang dilaporkan tewas di Israel. Tentara Israel mengatakan bahwa sekira 1.500 roket telah ditembakkan dari Gaza ke berbagai lokasi di Israel dan mereka telah menambahkan bala bantuan di dekat tanah timur kantong itu.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan tidak ada tanggal spesifik untuk mengakhiri serangan Israel di Jalur Gaza.

BACA JUGA: Digadang-gadang Kecanggihannya, Sistem Pertahanan Iron Dome Israel Tembus oleh Rudal Hamas

"IDF (tentara Israel) akan terus menyerang dan membungkam total untuk jangka panjang," katanya, berbicara dari kota selatan Ashkelon sebagaimana dilansir Al Jazeera.

"Di Gaza, menara-menara runtuh, pabrik-pabrik runtuh, terowongan-terowongan disapu bersih dan para komandan dibunuh."

Juru Bicara Militer Israel Jonathan Conricus mengatakan dia memperkirakan pertempuran akan meningkat. Ketika ditanya tentang laporan yang belum dikonfirmasi bahwa Hamas mungkin akan melakukan gencatan senjata, Conricus mengatakan: "Saya tidak berpikir komandan saya sadar, atau sangat tertarik."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini