JAKARTA - Tahun 2021 menjadi tahun kedua bagi masyarakat di Indonesia, terpaksa berlebaran dengan larangan mudik di tengah suasana pandemi Covid-19.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Indonesia dan sebagian besar negara di dunia yang masih memerangi dampak pandemi harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.
Budaya silaturahmi terpaksa dilakukan secara terbatas, bahkan lewat daring (online). Untuk sementara, mudik ke kampung halaman terpaksa dilarang.
Baca Juga: Cegah Penularan Covid-19, Satgas Siapkan Random Testing Bagi Pemudik saat Arus Balik
Dalam suasana seperti ini Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengapresiasi masyarakat yang telah menaati imbauan tersebut.
"Terima kasih kepada masyarakat yang telah menahan diri untuk tidak mudik, meskipun keinginan itu sangat besar. Anda semua adalah pahlawan dalam memerangi Covid-19 hari ini,” tutur Airlangga, Kamis (13/5/2021).
Airlangga menilai masyarakat yang tidak mudik telah berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 dan menyelamatkan banyak orang.
Dalam suasana pandemi ini, Menko Perekonomian RI itu, juga melaksanakan sholat Ied di halaman rumahnya.
Pesertanya pun terbatas, hanya lingkungan keluarga terdekat. Hal sama juga banyak dilakukan oleh pejabat negara di Indonesia.