Khofifah Dilaporkan ke Polda Jatim Terkait Pesta Ulang Tahun

Lukman Hakim, Koran SI · Senin 24 Mei 2021 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 519 2414724 khofifah-dilaporkan-ke-polda-jatim-terkait-pesta-ulang-tahun-VgTsK4r3LF.jpg Kelompok Aktivis 98 melaporkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke Polda Jawa Timur (Foto: Lukman Hakim)

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dilaporkan ke Polda Jawa Timur terkait pesta ulang tahun di Gedung Negara Grahadi pada Rabu 19 Mei 2021. Pesta tersebut digelar saat pandemi Covid-19 dan diduga abai protokol kesehatan hingga viral videonya di media sosial.

Kelompok aktivis ’98 yang tergabung dalam Rumah Kemaslahatan Indonesia melaporkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak dan Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Heru Tjahjono ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, Senin (24/5/2021).

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Klarifikasi Terkait Acara Ulang Tahun di Gedung Negara Grahadi 

Ketiga pejabat tersebut dilaporkan atas dugaan melanggar protokol kesehatan. Sebab, acara HUT Khofifah di Gedung Negara Grahadi tersebut menimbulkan kerumunan.

"Kami meminta persamaan kedudukan didepan hukum," kata pelapor, Roni Agustinus.

Tiga orang terlapor itu diduga telah melanggar Pasal 14 Ayat (1) dan Ayat (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, serta Pasal 216 KUHP.

"Selain soal pelanggaran protokol kesehatan, terlapor juga kami adukan melanggar Pasal 5 dan Pasal 12 UU Tipikor terhadap dugaan penggunaan uang APBD untuk membiayai perayaan ulang tahun tersebut," imbuh kuasa hukum pelapor, Ari Hans Simaela.

Baca Juga: Silaturahmi dengan Perantau Jatim di Kepri, Khofifah Imbau Tak Mudik

Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan klarifikasi terkait video viral acara ulang tahunnya di Gedung Negara Grahadi di saat pandemi Covid-19, pada Rabu 19 Mei 2021.

"Saya mohon maaf yang sebesar- besarnya jika ada yang telah membaca berita atau video viral dengan bunyi pesta ulang tahun khofifah ada kerumunan atau serupa," kata Khofifah, Sabtu 22 Mei 2021.

Orang nomor satu di Jatim itu lantas membeber sejumlah poin mengenai acara tersebut. Salah satunya, syukuran tanggal 19 Mei semua persiapan tanpa sepengetahuan apalagi persetujuannya. Berita yang muncul, kata dia, cenderung tidak faktual dan tidak obyektif.

"Tidak ada lagu ulang tahun. Tidak ada ucapan ulang tahun, tidak ada bersalam atau berjejer. Juga tidak ada potong kue tart ultah," jelasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini