Meskipun kelompok itu menghentikan serangan terhadap pasukan internasional sebagai bagian dari perjanjian bersejarah, mereka terus memerangi pemerintah Afghanistan.
Awal bulan ini, 60 orang, sebagian besar perempuan, tewas dalam ledakan di luar sekolah menengah di Kabul.
Tidak ada yang mengaku melakukan serangan di Dasht-e-Barchi, daerah yang sering dilanda militan Islam Sunni.
Pemerintah Afghanistan menyalahkan Taliban atas serangan itu, tetapi kelompok itu membantah terlibat.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.