JAKARTA - Setelah terjadi perampokan disertai penganiayaan yang menimpa seorang ibu-ibu di di Jalan Laut Arafuru, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu 23 Mei 2021 malam warga sekitar merasa terganggu. Kondisi jalan sekitar yang sepi memicu timbulnya niat jahat.
Santi (32) warga sekitar mengatakan, aksi perampokan bermodus ojek pangkalan itu membuatnya khawatir. Pasalnya pelaku tak segan melukai korbannya hingga mengalami luka serius dibagian kepala.
"Pelakunya mukulin korban, nah korbannya itu ibu-ibu dipukulin sampe kepalanya berdarah-darah. Artinya pelaku ini sadis," kata Santi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (25/5/2021).
Baca juga: Terekam CCTV, Empat Rampok Bersenpi Pademangan Ini Umbar dan Letuskan Senpi
Merujuk dari keterangan tetangganya yang melintas di lokasi kejadian korban berusia 30 tahun itu menderita pendarahan di bagian kepala akibat hantaman benda tumpul.
"Korban waktu dibawa berobat ke klinik atau RS kondisinya lemah, dan syok karena luka lumayan parah. Bagian mata, mulut, sama pipi bonyok dipukul pelaku. Tapi saya enggak tahu dia warga mana," ujarnya.
Baca juga: Perampokan Sadis Terjadi di Jakarta Utara, Pelaku Tembak Pemilik Rumah
Sementara itu, Sutikno (45) warga lainnya menuturkan, sepinya Jalan Laut Arafuru, Pondok Bambu, Duren Sawit menjelang malam tiba menjadi tempat empuk pelaku kejahatan melancarkan aksinya.
Menurutnya, perampokan disertai penganiayaan ini bukanlah yang pertama kali. Aksi kejahatan lainnya seperti jambret, penodongan, begal dan pencurian disertai pecah kaca mobil juga kerap terjadi.
"Kalau dulu itu buat ajang balap liar terus terus karena sepi juga si banyak yang jadi korban kejahatan," tuturnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.