Share

102 Napi di Kepri Diusulkan Terima Remisi Waisak

Antara, · Rabu 26 Mei 2021 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 340 2415573 102-napi-di-kepri-diusulkan-terima-remisi-waisak-s4crBAkV5v.jpg Ilustrasi (Foto: Photographer)

TANJUNGPINANG - Sebanyak 102 narapidana beragama Buddha di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diusulkan menerima remisi khusus Hari Raya Waisak Tahun 2021 yang jatuh pada Rabu (26/5/2021). Di mana sebanyak 102 narapidana diusulkan mendapatkan remisi.

Pemberian remisi itu diusulkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kepri kepada Kemenkumham Republik Indonesia.

Teguh Imanto selaku Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan TI Pada Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kepri mengatakan remisi khusus adalah remisi yang diberikan kepada napi dan anak pada saat hari raya keagamaan.

"Pemberian remisi merupakan wujud negara hadir dengan memberikan penghargaan atas segala pencapaian positif bagi napi dan anak serta telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan," kata Teguh Imanto di Tanjungpinang Selasa (25/5).

Remisi Khusus Waisak diberikan kepada narapidana dan anak beragama Buddha yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, di antaranya harus berkelakuan baik / tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), telah menjalani pidana minimal enam bulan dan tiga bulan bagi anak, serta aktif mengikuti program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dan Rumah Tahan (Rutan).

Narapidana yang termasuk dalam kategori PP Nomor 28/2006 dan PP Nomor 99/2012 adalah korupsi, terorisme, narkotika, kejahatan terhadap keamanan negara, kejahatan HAM berat serta kejahatan transnasional terorganisasi.

Baca Juga : Satgas Nemangkawi Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian di Media Sosial

Untuk kategori PP Nomor 99/2012 ada syarat khusus tambahan, yaitu harus mempunyai JC baru mendapatkan remisi tahun pertama setelah lewat 6 bulan, sedangkan kalau tidak ada JC hanya surat pengantar/permohonannya saja harus menjalani 1/3 dari masa pidananya.

"Besaran remisi khusus yang diberikan mulai dari 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari dan 2 bulan," kata Teguh.

Narapidana yang diusulkan menerima remisi khusus Hari Raya Waisak di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Kanwil Kemenkumham Kepri yakni dari Lapas Klas IIA Tanjungpinang 9 orang, Lapas Klas IIA Batam 34 orang, Lapas Narkotika Klas IIA Tanjungpinang 21 orang, Lapas Perempuan Klas IIB Batam 6 orang.

Lapas Klas III Dabo Singkep 3 orang, Rutan Klas I Tanjungpinang 9 orang, Rutan Klas IIA Batam 10 orang dan Rutan Klas IIB Tanjung Balai Karimun 10 orang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini