Pada 22 Oktober 1956, lima pemimpin Front Pembebasan Nasional Aljazair (FLN) berada di dalam pesawat sipil dari Rabat di Maroko menuju Tunisia, seperti dilaporkan wartawan BBC Arab, Ahmed Rouaba.
Mereka akan berpartisipasi dalam konferensi yang diselenggarakan Presiden Tunisia, Habib Bourguiba, tentang masa depan wilayah Maghreb.
Saat itu, Aljazair masih menjadi daerah koloni Prancis. Dinas rahasia Prancis mengirim jet tempur untuk mencegat pesawat tersebut, dan memaksanya mendarat di Aljazair.
Peristiwa ini telah menyulut kemarahan di Maroko dan Tunisia.
Lima orang ditangkap, termasuk Ahmed Ben Bella. Belakangan dia menjadi presiden pertama Aljazair setelah memperoleh kemerdekaan dari Prancis. Ia meninggal pada 2012 di usia 95 tahun.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.