Share

Buntut Pendaratan Pesawat Secara Mendadak, Rusia Blokir Penerbangan dari Eropa

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 28 Mei 2021 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 18 2416774 buntut-pendaratan-pesawat-secara-mendadak-rusia-blokir-penerbangan-dari-eropa-ZQWw9Nh6Rd.JPG Pesawat Ryanair (Foto: Reuters)

RUSIA - Rusia menolak dua maskapai penerbangan Eropa yang akan masuk karena berencana menghindari terbang di atas Belarusia untuk sampai ke Moskow.

Air France dan Austrian Airlines keduanya harus membatalkan layanan setelah rencana penerbangan mereka ditolak oleh Rusia.

Para pemimpin Uni Eropa meminta operator Eropa untuk menghindari wilayah Belarusia minggu ini setelah pesawat Ryanair terpaksa dialihkan dan mendarat di Minsk pada Minggu (23/5).

Jurnalis Belarusia Roman Protasevich dan pacarnya kemudian ditangkap.

Badan penerbangan sipil PBB mengatakan akan meluncurkan penyelidikan "pencarian fakta" atas tindakan Belarusia, dan apakah ada pelanggaran hukum penerbangan internasional.

Rusia adalah sekutu kuat Belarus dan Presiden Vladimir Putin akan membahas krisis yang sedang berlangsung dengan pemimpin Belarusia, Alexander Lukashenko, di resor Rusia Sochi pada Jumat (28/5) waktu setempat.

Keputusan untuk menolak masuk ke penerbangan tertentu adalah langkah pertama dari Kremlin terkait konflik diplomatik. Penerbangan lain yang melibatkan maskapai Jerman Lufthansa dan maskapai Polandia Lot telah tiba sesuai jadwal. Rusia belum mengomentari tindakan yang diambilnya.

(Baca juga: Kapal Selam Angkatan Laut AS Deteksi Pesawat Misterius yang Melaju dengan Kecepatan yang Tidak Dapat Dijelaskan)

Langkah Rusia untuk mendukung Lukashenko telah menyebabkan pembatalan setidaknya empat penerbangan Air France antara Paris dan Moskow. Beberapa penumpang memesan ulang tiket di maskapai penerbangan Rusia Aeroflot.

Dua penerbangan Austrian Airlines telah dihentikan - satu pesawat penumpang yang melakukan perjalanan dari Wina ke Moskow, dan sebuah pesawat kargo yang melakukan perjalanan dari Nanjing, China ke Wina.

Kementerian luar negeri Austria mengatakan tindakan Rusia "sama sekali tidak bisa dimengerti". Kementerian Transportasi Prancis mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa "prinsip timbal balik ... harus dihormati".

Situs web pelacakan Flightradar24 menunjukkan sedikit aktivitas di langit Belarusia pada Kamis (27/5), kecuali untuk maskapai Belarusia dan Rusia.

(Baca juga: Arab Saudi Larang Maskapai Israel Gunakan Wilayah Udaranya)

Pada Rabu (26/5), situs web tersebut menunjukkan penerbangan Minsk ke Barcelona, yang dioperasikan oleh maskapai Belarusia Belavia, masuk penahanan panjang di perbatasan dengan Polandia, yang telah melarang penerbangan Belarusia dari wilayah udaranya. Pesawat itu akhirnya kembali ke Minsk. BBC telah menghubungi Belavia untuk mengklarifikasi mengapa mereka berbalik.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini