Share

Kisah Kriminal: Pembunuh Anak Dalam Karung Ditemukan Tewas Tergantung

Arther Abadi, iNews · Jum'at 28 Mei 2021 10:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 340 2416593 kisah-kriminal-pembunuh-anak-dalam-karung-ditemukan-tewas-tergantung-WWOAGqxsnb.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

MANADO - Akhirnya genap seminggu pencarian yang dilakukan tim gabungan Polresta Manado dan Polda Sulawesi Utara untuk tersangka FK (50) menemui hasil.

FK merupakan tersangka pembunuhan anak dalam karung yang sempat menggegerkan warga sekitar. Ia ditemukan meninggal di sungai Tateli Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Diduga tersangka meninggal gantung diri di pohon dekat sungai.

Menurut informasi yang didapat MNC Portal Indonesia tersangka FK ditemukan oleh warga Desa Koha, James Moningka yang hendak menuju kebunnya dan mencium bau busuk yang menyengat.

Setelah melihat ada mayat yang gantung diri, ia langsung memberitahukan kepada warga sekitar dan pihak yang berwenang untuk bersama-sama melihat secara seksama ciri-ciri seperti tersangka pembunuhan di Koha.

"Waktu saya ingin berangkat ke kebun didekat sungai tercium bau busuk menyengat dan langsung saya mencari sumber bau tersebut yang mengarah ke satu tubuh yang sudah membusuk," kata James, Jumat (28/5/2021).

Baca Juga: Bocah Asal Minahasa Ditemukan Tewas Dalam Karung, Diduga Diperkosa lalu Dibunuh

Sampai saat ini tim INAFIS Polresta Manado masih melakukan olah TKP yang dipimpin langsung Kanit INAFIS Polresta Manado Iptu H. Sitompul bersama tim.

Sebelumnya, seorang bocah berinisial MS (13) di Minahasa ditemukan tewas terbungkus dalam karung dengan kondisi leher patah. Korban juga diduga diperkosa terlebih dahulu sebelum dibunuh.

ES alias Eddy (51) ayah korban menuturkan, anak gadisnya itu keluar rumah pada Selasa 18 Mei sore pukul 18.00 WITA. Kakak Korban AS (17) kemudian menemukan korban di jalan sedang bermain dengan teman-temannya. AS mengajak korban pulang ke rumah, namun korban tidak mau pulang karena belum terlalu malam.

Namun sampai larut malam, korban tidak kunjung pulang ke rumah mereka di Desa Koha Barat, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Hal itu membuat keluarga panik dan keesokan harinya langsung mencari bersama saudaranya, namun tidak kunjung ditemukan.

Hingga Kamis 20 Mei, pencarian terus dilanjutkan dengan dibantu oleh masyarakat Desa Koha. Hingga akhirnya pada Jumat 21 Mei dini hari sekira pukul 01.00 WITA, korban ditemukan di perkebunan Karumamah di Desa Koha.

Korban pertama kali ditemukan oleh Andi Tumewu (32), Rijel Runtulalo (27) dan Hendri Wendertey (57), ketiganya warga Desa Koha.

Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Taufiq Arifin mengatakan, sekitar pukul 23.30 WITA, sembilan warga melakukan pencarian terhadap korban. Setelah pencarian di lokasi perkebunan, mereka berpencar dan memasuki perkebunan Karumamah.

"Setelah beberapa menit kemudian di lokasi perkebunan Karumamah saksi melihat karung berwarna putih ditutupi dengan karung warna tua tepatnya di bawah pohon pala, kemudian saksi mendekati karung dan berteriak dengan maksud memanggil teman lain supaya mendekat dan melihat sama-sama," tutur Kompol Taufiq Arifin, Jumat (21/5/2021).

Saksi Rijel Runtulalo kemudian membuka karung tersebut karena penasaran. Setelah dibuka, dia melihat kaki korban dalam karung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini