Paguyuban Pedagang Malioboro Bantah "Getok" Harga ke Pembeli

Suharjono, Koran SI · Jum'at 28 Mei 2021 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 510 2416486 paguyuban-pedagang-malioboro-bantah-getok-harga-ke-pembeli-mPCK63xRxs.jpg Jalan Malioboro, Yogyakarta (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA - Paguyuban Pedagang Lesehan Malioboro (PPLM) menepis cuitan netizen yang menyatakan harga makanan di Jalan Malioboro, Yogyakarta di luar kewajaran atau main getok harga.

Dari hasil penelusuran, apa yang disampaikan perempuan di akun Instagram Cetul.22 adalah tidak sesuai kenyataan di Malioboro .

 Baca Juga: Viral Pecel Lele Seporsi Rp37 Ribu, Wawali Yogya Bantah Terjadi di Malioboro

Ketua PPLM Desio Hartonowati memastikan kejadian tersebut tidak terjadi di sepanjang Jalan Malioboro dan tidak dilakukan anggota pedagang lesehan yang tergabung di PPLM. Pihaknya sudah berusaha keras untuk melakukan investigasi langsung di lapangan.

"Hasil investigasi dan penelusuran kami kepada seluruh anggota pedagang lesehan Malioboro kami yakini tidak terjadi upaya main pukul harga. Di samping itu, kami meyakini bahwa lokasi pengambilan gambar video tersebut di Jalan Perwakilan (jalan sirip atau fentilasi yang menghubungkan jalan Malioboro dengan jalan Mataram), bukan di Jalan Malioboro," terangnya dalam siaran pers yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (27/5/2021).

Dijelaskannya, PPLM selama ini telah bekerjasama dengan baik dengan Pemkot Yogyakarta. Temasuk dalam kepatuhan menerapkan daftar harga secara transparan dan wajar. "Bahkan, sebelum lebaran, kami telah menyerahkan seluruh harga makanan dan minuman kepada Pemkot Yogyakarta. Kami juga melakukan pemantauan bersama pelaksanaannya di lapangan," ulasnya.

Dia pun menyayangkan potongan netizen yang langsung memberikan kesan negatif di lesehan Malioboro. Hal ini merugikan citra pedagang lesehan Malioboro. " Untuk mencegah kejadian seperti ini agar tidak terjadi lagi, kami akan mengajak Pemerintah Kota Yogyakarta dan Insan pariwista untuk menyosialisasikan dengan lebih massif kepada pengunjung agar membeli makanan di tempat yang menerakan daftar harga. Begitu pula, supaya tidak sungkan dan ragu untuk bertanya sebelum memesan," tandasnya.

Baca Juga:  Nasi Gudeg Rp85 Ribu, Warganet Ungkap Harga Tak Masuk Akal PKL di Malioboro

Desio melanjutkan, PPLM akan mendorong dan ikut menyosialisasikan, adanya posko informasi, pengaduan, dan keluhan bagi konsumen di Jalan Malioboro dengan hot line yang siap 24 jam sebagai tempat bertanya dan menampung keluhan pengunjung, agar tidak lagi terjadi kejadian tersebut.

"Kami meminta seluruh media, lembaga, netizen, dan warga membantu mensosialisaikan klarifikasi dan informasi ini agar citra lesehan di sepanjang Jalan Malioboro kembali pulih," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini