Israel Tangkap Pemimpin Hamas di Tepi Barat

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 03 Juni 2021 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 18 2419408 tentara-israel-tangkap-pemimpin-hamas-di-tepi-barat-M6gaRPMhEr.jpg Pasukan brigade Al Qassam Hamas. (Foto: Reuters)

YERUSALEM - Tentara Israel pada Rabu (2/6/2021) mengatakan telah menangkap seorang pemimpin Hamas di Tepi Barat yang diduduki.

Pasukan khusus menangkap Sheikh Jamal Al-Tawil di Kota Ramallah pada Selasa (1/6/2021) malam, kata militer. Dia dituduh mendirikan pangkalan bagi kelompok Palestina penguasa Gaza tersebut.

Dikatakan bahwa Tawil "mengambil bagian aktif dalam mengorganisir kerusuhan kekerasan" dan "pembentukan kembali markas Hamas di Ramallah."

BACA JUGA: Posting Gambar Rumah Sakit, Mengklaimnya Sebagai "Markas Hamas", Politikus Israel Dikecam

Juru bicara Hamas Hazem Qassem di Gaza membenarkan penangkapan itu.

“Penangkapan pemimpin gerakan Jamal Al-Tawil oleh pasukan pendudukan tidak akan memadamkan suara perlawanan di Tepi Barat,” katanya sebagaimana dilansir Arab News.

Penangkapan itu terjadi setelah gencatan senjata 21 Mei yang ditengahi Mesir menghentikan 11 hari pemboman mematikan antara Israel dan Hamas, menyusul lonjakan ketegangan di Yerusalem.

Pada Rabu, Iyad Al-Bozom, juru bicara kementerian dalam negeri yang dikelola Hamas di Gaza, mengatakan dua pejuang Hamas tewas saat membongkar persenjataan Israel di daerah kantong itu.

Israel telah menangkap puluhan anggota Hamas dalam beberapa pekan terakhir di Tepi Barat, termasuk beberapa yang telah merencanakan untuk mencalonkan diri dalam pemilihan Palestina yang dijadwalkan akhir Mei tetapi ditunda oleh presiden Mahmud Abbas.

BACA JUGA: Pemimpin Hamas: Lebih Baik Mati Dibom Israel Daripada Meninggal karena Covid-19

Hamas menguasai Jalur Gaza yang diblokade Israel, sementara Fatah mendominasi Otoritas Palestina di Tepi Barat.

Israel, Amerika Serikat dan Uni Eropa menganggap Hamas sebagai organisasi "teroris".

Protes Palestina telah meletus di Tepi Barat sejak awal Mei, dengan 30 warga Palestina tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel dan dalam dugaan serangan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini