Polisi Israel Serang Warga Palestina yang Protes Pengusiran Paksa, 23 Orang Terluka

Susi Susanti, Koran SI · Sabtu 05 Juni 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 18 2420717 polisi-israel-serang-warga-palestina-yang-protes-paksa-pengusiran-23-orang-terluka-6gEvDSlecZ.jpg Polisi Isral serang warga Palestina (Foto: AP)

Israel merebut Yerusalem Timur, rumah bagi tempat-tempat suci bagi orang Yahudi, Kristen dan Muslim, dalam perang 1967 dan mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional.

Israel memandang seluruh kota sebagai ibu kotanya, sementara Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Seperti diketahui, aksi protes terhadap pengusiran paksa warga Palestina di Sheikh Jarrah sejak Mei lalu sering mendapat tanggapan kekerasan dari pasukan keamanan Israel.

Pada 9 Mei, di tengah meningkatnya ketegangan, Pengadilan Tinggi Israel menunda keputusan pengusiran empat keluarga Palestina. Tanggal pengadilan baru akan diumumkan dalam 30 hari ke depan.

Tindakan keras Israel terhadap pengunjuk rasa juga menyebar ke Masjid Al-Aqsa, yang diserbu pasukan keamanan Israel beberapa kali selama bulan suci Ramadhan, melukai ratusan jemaah Muslim.

Hamas, kelompok Palestina yang menguasai Gaza, menembakkan beberapa roket ke Israel pada 10 Mei lalu setelah berakhirnya ultimatum kelompok yang menuntut Israel mundur dari pasukan keamanannya dari kompleks masjid.

Israel kemudian membombardir Gaza selama 11 hari, menewaskan sedikitnya 253 orang, termasuk 66 anak-anak. Roket yang ditembakkan oleh kelompok bersenjata di Gaza menewaskan sedikitnya 12 orang di Israel.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini