Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mayoritas Publik Tidak Setuju Jabatan Presiden 3 Periode

Kiswondari , Jurnalis-Sabtu, 05 Juni 2021 |13:54 WIB
Mayoritas Publik Tidak Setuju Jabatan Presiden 3 Periode
A
A
A

Sementara, kata dia, alasan responden tidak setuju Jokowi 3 periode di antaranya, tidak sesuai konstitusi yang membuat masyarakat tidak mau presiden 3 periode (7,6%), 3 periode dinilai terlampau lama (6,8%), kinerja Jokowi kurang bagus (5%), terjadi diskriminasi dan semacamnya (4,3%), ada kesan hukum tebang pilih (4%), dan alasan lainnya.

"Secara umum masyarakat tidak setuju karena terlampau mahal harganya, terlampau berisiko jika jabatan presiden 3 periode harus mengubah konstitusi dan waktunya cukup lama," jelasnya.

Kalaupun ada perubahan konstitusi, sambung dia, apakah publik setuju jika ada upaya mengubah UUD 1945 untuk 3 periode presiden, sebanyak 50,6% tidak setuju, yang setuju 23,9% dan yang tidak menjawab 25,5%. Tapi yang menarik, Jokowi juga tetap dipilih oleh responden jika Pemilu Presiden (Pilpres) dilaksanakan pada hari ini.

"Kita juga menanyakan jika pemilihan presiden dilakukan saat ini dan presiden jokowi boleh mencalonkan diri kembali, siapah tokoh yang akan anda pilih sebagai presiden? Mereka akan tetap memilih Jokowi (21,6%), disusul Prabowo (14%) dan Ganjar (11,6%)," kata Adi.

Adapun metode survei, sampel merupakan WNI yang berusia 17 tahun atau memiliki hak pilih, 1.200 responden diambil dengan metode simple random sampling dari 6.000 nomor HP yang dipilih secara acak dari kerangka sampel yang ada dari wawancara tatap muka pada rentang waktu September 2017-Desember 2020, dan disesuaikan dengan proporsi populasi serta gender.

Margin of error survei sebesar +- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 23-28 Mei 2021, dengan metode telepolling menggunakan kuesioner yang dilakukan oleh surveyor terlatih.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement