Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keracunan Gas di Karawang, Puluhan Korban Diperbolehkan Pulang dari RS

Nila Kusuma , Jurnalis-Sabtu, 05 Juni 2021 |12:24 WIB
Keracunan Gas di Karawang, Puluhan Korban Diperbolehkan Pulang dari RS
Korban keracunan gas di Karawang diperbolehkan pulang dari rumah sakit (Foto: Ist/Nila Kusuma)
A
A
A

KARAWANG - Puluhan korban keracunan gas coustic soda PT Pindodeli yang sempat dilarikan ke rumah sakit sudah kembali ke rumah masing-masing. Dari 33 orang yang sempat menjalani pemeriksaan rumah sakit, 30 orang sudah kembali. Sedang 3 orang lagi masih dirawat.

"Iya berdasarkan data terakhir ada 3 orang warga yang masih dirawat di Rumah Sakit Rosela. Satu orang lagi merupakan karyawan Pindo Deli. Kami menjamin seluruh biaya perawatannya," kata Humas Pindo Deli, Andar kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (5/6/2021).

Baca Juga:  Kebakaran Rumah di Kampung Makasar Jaktim Diduga Disebabkan Kebocoran Tabung Gas, 1 Terluka

Menurut Andar, saat terjadi kebocoran tabung pihaknya bukan hanya melakukan pengamanan pabrik, tapi juga penanganan korban kebocoran, terutama warga sekitar yang terdampak. "Ada 33 orang dari warga sekitar kita larikan ke rumah sakit. Tapi sekarang hanya tersisa 3 orang karena yang lainnya sudah dinyatakan kondisinya membaik," kata Andar.

Menurut Andar, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang yang memberikan respons cepat saat PT Pindo Deli dilanda musibah. Salah satunya memberikan arahan dalam menangani korban hingga mempersiapkan rumah sakit untuk menangani korban.

"Saat kejadian kami sedang panik, dan mereka sudah menyiapkan seperti ambulans dan tenaga kesehatan untuk membantu korban," katanya.

Baca Juga:  Akibat Tabung Gas Bocor saat Masak-Masak untuk Tahlilan, 14 Warga Bogor Luka Bakar

Andar mengaku, pihaknya sudah diminta oleh DLHK agar kordinasi dengan pihak pengirim tabung klorin yang menyebabkan kebocoran dari tabung. Ke depan pengiriman tabung ke Pindodeli harus sesuai prosedur yang aman.

"Kami diminta evaluasi dalam pengadaan tabung agar tidak terjadi peristiwa kebocoran lagi," katanya.

Sebelumnya, ratusan warga di Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang, keracunan beracun, Kamis 3 Juni 2021. Gas beracun yang keluar dari cerobong asap milik PT Pindodeli Pulp and Paper Mills 2, diduga mengandung gas coustic soda. Warga yang menghirup gas tersebut merasakan pusing dan sesak nafas.

Menurut Sekretaris Desa Kutamekar, Dayat mengatakan peristiwa keracunan terjadi sekitar pukul 12.39 siang. Saat itu, warga sempat panik usai beberapa warga mengeluh sesak nafas dan pusing.

"Baunya menyengat sekali seperti detergen kemudian mereka sesak nafas dan merasakan kepala pusing," kata Dayat .

Mengetahui warganya keracunan segera dievakuasi ke kantor desa dan memanggil petugas puskesmas Ciampel untuk memeriksa kondisi kesehatan warga yang keracunan. Sementaran warga yang pingsan dilarikan ke rumah sakit. Jumlah korban gas beracun terus bertambah hingga mencapai dua RT yaitu RT 01 dan 02 Kampung Gempol.

"Kami meminta bantuan ambulans untuk menjemput warga yang keracunan di dalam rumahnya," katanya.

Berdasarkan pemantauan, warga sempat panik dan berlarian keluar rumah.Belasan mobil ambulan mendatangi rumah-rumah warga yang keracunan. Beberapa warga harus menggunakan alat bantu pernapasan karena kondisinya semakin payah.

"Untungnya petugas kesehatan dari puskesmas datang membantu," katanya.

Menurut Dayat, kejadian keracunan sudah beberapa kali terjadi yang disebabkan bocornya cerobong asap milik PT Pindodeli. Namun, kebocoran kali ini paling parah karena korbannya mencapai ratusan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement