Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kim Jong-un Larang Bahasa Gaul, Jeans, dan Film Asing , Ternyata Ini Alasannya

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Senin, 07 Juni 2021 |16:00 WIB
Kim Jong-un Larang Bahasa Gaul, Jeans, dan Film Asing , Ternyata Ini Alasannya
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. (Foto: Reuters)
A
A
A

Sebuah publikasi daring di Korea Selatan yang memiliki sumber di Korea Utara, Daily NK, melaporkan bahwa tiga remaja telah dikirim ke kamp re-edukasi karena telah memotong rambut mereka dengan potongan layaknya idola K-pop dan melipat celana panjang mereka hingga atas mata kaki.

Sayangnya, BBC tidak bisa memverifikasi informasi ini. Itu karena Kim sedang berada dalam perang yang tidak melibatkan senjata nuklir atau rudal.

Analis mengatakan dia berusaha menghentikan informasi dari luar yang menjangkau orang-orang Korea Utara, sebab kehidupan di negara itu kini kian semakin sulit.

Jutaan orang diperkirakan akan mengalami kelaparan. Kim ingin memastikan mereka diberi makan propaganda negara yang dibuat dengan hati-hati, daripada mendapatkan sekilas kehidupan mewah yang digambarkan dalam K-drama - sebutan untuk drama-drama dari Korea Selatan - yang berlatar belakang di selatan perbatasan kedua negara di Seoul, salah satu kota terkaya di Asia.

Negara itu kini semakin terisolasi dari dunia luar setelah menutup perbatasannya tahun lalu dalam responsnya menghadapi pandemi. Pasokan kebutuhan dasar dan perdagangan dari negara tetangga China, hampir terhenti. Meski sebagian pasokan sudah mulai terpenuhi, impor masih terbatas.

Isolasi yang dipaksakan sendiri ini telah memperburuk ekonomi yang sudah gagal di mana uang di negara itu banyak disalurkan ke ambisi rezim terhadap nuklir. Awal tahun ini, Kim sendiri mengakui bahwa rakyatnya menghadapi "situasi terburuk yang harus kita atasi".

Apa yang dikatakan aturan itu?

Daily NK adalah media pertama yang mendapatkan salinan regulasi tersebut.

"Dinyatakan jika seorang pekerja tertangkap, kepala pabrik dapat dihukum, dan jika seorang anak bermasalah, orang tua juga dapat dihukum. Sistem pemantauan bersama yang didorong oleh rezim Korea Utara secara agresif tercermin dalam undang-undang ini, " kata pemimpin redaksi Daily NK, Lee Sang Yong, kepada BBC.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement