Tidak Ada Permusuhan, Hamas dan Fatah Bersatu untuk Kemerdekaan Palestina

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 10 Juni 2021 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 18 2422766 tidak-ada-permusuhan-hamas-dan-fatah-bersatu-untuk-kemerdekaan-palestina-5rlzSYYb34.jpeg Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun dalam wawancara khusus dengan MNC Portal Indonesia. (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Penundaan pemilihan umum Palestina memunculkan dugaan adanya konflik antara faksi-faksi yang bersaing, terutama Fatah dan Hamas yang memiliki rivalitas sengit. Namun, dugaan itu ditepis oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun.

"Saat ini kami sepenuhnya bersatu khususnya hamas, mereka sepakat untuk menggelar pemilu," kata Dubes Zuhair dalam wawancara khusus dengan MNC Portal Indonesia.

BACA JUGA: Dubes Zuhair Al-Shun: Wajar Jika Dukungan Indonesia untuk Palestina Buat AS Khawatir

"Tampaknya mereka (Hamas) siap mendukung hubungan baik dengan semua faksi dan kami semua akan bernaung di bawah payung yang sama. Jadi kita tidak bisa mengatakan ada permusuhan antara Fatah dan Hamas," tambahnya.

Pemilihan umum Palestina semula rencananya digelar pada 22 Mei 2021, namun kemudian ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan pada April. Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan keputusan menunda pemilu diambil karena ketidakpastian akan partisipasi warga Palestina di Yerusalem, salah satu syarat digelarnya pemilu.

Penundaan itu terjadi beberapa pekan sebelum upaya pengusiran warga lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem oleh Israel yang memicu konflik besar antara Hamas dengan Israel. Rangkaian pengeboman dan serangan udara yang terjadi selama konflik menyebabkan jatuhnya ratusan korban jiwa, sebagian besar di kalangan warga sipil Palestina.

BACA JUGA: Kiprah Hamas, Kelompok yang Kuasai Jalur Gaza dalam Perang Lawan Israel

Dubes Zuhair melihat insiden Sheikh Jarrah sebagai salah satu bukti persatuan warga Palestina dan faksi-faksinya.

"Saat pengepungan di area Masjidil Aqsa dan sheikh jarrah, seluruh rakyat Palestina bersatu menyelamatkan daerah itu dan masjid suci dan Yerusalem," ujarnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini