Penyelidikan Pembunuhan Terhenti setelah Mayat Korban Digondol Buaya

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 10 Juni 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 18 2422975 penyelidikan-pembunuhan-terhenti-setelah-mayat-korban-digondol-buaya-izlIgfnIir.jpg Ilustrasi.

RIO DE JANEIRO - Investigasi sebuah kasus pembunuhan di Brasil harus dihentikan setelah seekor buaya kabur dengan menggondol mayat korban.

Diwartakan Mirror, polisi mendapat laporan penemuan mayat seorang pria yang terlihat mengambang di sebuah sungai Brasil pekan lalu. Namun ketika para petugas muncul bersama pemadam kebakaran di aliran air Arroio Fundo, sebelah barat Rio de Janeiro pada 3 Juni, mereka tidak menemukan mayat tersebut.

BACA JUGA: Demi Selamatkan Saudara Kembar, Wanita Ini Hidup-Mati Melawan Buaya

Rekaman video kemudian muncul menunjukkan mayat yang mengambang di permukaan air, dan buaya berenang mendekat menyasar mayat tersebut. Buaya itu kemudian menyeret jasad tersebut ke dasar air.

Mayat itu akhirnya ditemukan lebih dari 24 jam kemudian setelah petugas pemadam kebakaran kembali untuk melanjutkan pencarian mereka.

Petugas pemadam kebakaran mengatakan mereka berhasil mengevakuasi mayat itu tanpa cedera meskipun faktanya buaya itu masih berenang di dalam air.

Pihak berwenang kemudian membawa mayat itu ke Institut Medis Hukum (IML) untuk menjalani otopsi resmi sebagai bagian dari penyelidikan mereka atas kematian tersebut.

“Kami terbiasa melihat buaya di daerah itu, umumnya saat menyelamatkan hewan lain, jadi kami sudah tahu bagaimana menghadapi situasi seperti ini,” kata seorang petugas pemadam kebakaran.

BACA JUGA: Kisah Mengerikan Penyelam Diserang Buaya saat Cari Fosil

Investigasi kematian pria itu terus berlanjut dan belum ada pembaruan lebih lanjut tentang hasil otopsi atau kerusakan apa yang disebabkan oleh buaya setelah menyeret mayat ke bawah.

Buaya biasanya menyeret korbannya ke bawah air untuk membunuh mereka dengan cara ditenggelamkan dan akan menyimpan semua hasil pembunuhan di sana untuk dimakan nanti.

Meskipun diyakini bahwa pada kesempatan ini sebagian besar mayat masih utuh.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini