Remaja 18 Tahun Kritis Usai Paus Lompat ke Atas Kapal Penangkap Ikan

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 10 Juni 2021 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 18 2423021 remaja-18-tahun-kritis-usai-paus-lompat-ke-atas-kapal-penangkap-ikan-UwMwPZdadi.jpg Paus melompat ke kapal penangkap ikan (Foto: CNN)

AUSTRALIA - Seorang remaja di Australia berada dalam kondisi kritis setelah seekor paus melompat dari air dan mendarat di perahu nelayan yang dia tumpangi.

Nick Myhill, 18, mengalami cedera kepala dan leher yang parah ketika paus melompat dan jatuh ke kapal di lepas pantai selatan New South Wales (NSW) pada akhir pekan.

Marine Rescue NSW menerima panggilan mayday pada Minggu (6/6), menyusul insiden di lepas pantai Narooma, sekitar 200 mil selatan Sydney.

Menurut sebuah posting Facebook oleh Komando Area Laut - Kepolisian NSW, nakhoda pria berusia 39 tahun memberi tahu bahwa penumpang prianya yang berusia 18 tahun telah mengalami cedera kepala yang serius.

Pria yang lebih tua, ayah tiri Myhill, mengatakan kepada tim penyelamat bahwa dia mencoba untuk menavigasi kembali ke jalur perahu meskipun kapal itu mulai tenggelam.

Paramedis dating ke kapal itu dan merawat kedua pria itu sebelum memindahkan mereka ke rumah sakit. Myhill kemudian diterbangkan ke ibu kota, Canberra. Kondisinya dilaporkan kritis tetapi stabil. Ayah tirinya, yang hanya bernama Matt, dirawat di rumah sakit setempat karena luka robek di wajah dan gegar otak.

(Baca juga: Kisah Wanita-wanita yang Mengaku Diperkosa di Kebun Alpukat)

Menurut halaman penggalangan dana yang dibuat oleh Carmen Bartley, seorang teman keluarga, ayah dan anak yang tinggal di Narooma itu sedang dalam perjalanan memancing pagi hari dan melakukan apa yang mereka sukai.

"Mereka tidak memiliki peringatan, dan tidak ada waktu untuk bereaksi. Baik Nick dan Matt terluka. Matt dapat dengan cepat membawa mereka kembali ke pantai, menggunakan VHF (radio laut frekuensi sangat tinggi). ) untuk membuat panggilan mayday di jalan, untuk mengatur ambulans untuk menemui mereka setibanya di jalan perahu. Tindakan Matt tidak diragukan lagi menyelamatkan nyawa Nick,” terang pernyataan keluarga yang dikirim kle CNN.

Pihak keluarga menjelaskan Myhill tetap dalam keadaan koma dengan cedera kepala dan leher yang parah.

"Sejauh mana cedera ini, dan implikasi jangka panjangnya belum diketahui. Matt dan Nick adalah nelayan berpengalaman, dan ini adalah kecelakaan yang bisa terjadi pada siapa saja," kata pernyataan itu.

(Baca juga: Penyelidikan Pembunuhan Terhenti setelah Mayat Korban Digondol Buaya)

Keluarga berterima kasih kepada para profesional medis yang terlibat dalam perawatan.

"Nick adalah pemuda yang kuat, dan dia berjuang keras,” ujarnya.

Pihak berwenang sekarang mendesak nakhoda untuk menjaga jarak dari paus selama musim migrasi.

Komandan Area Laut Inspektur Joe McNulty mengatakan dalam posting Facebook, jika insiden itu menunjukkan bahaya yang dapat ditimbulkan mamalia ini bagi mereka yang ada di air.

"Dalam beberapa hari terakhir, jumlah paus yang bermigrasi ke utara telah meningkat secara dramatis, dan otoritas maritim telah menerima laporan bahwa mereka melakukan perjalanan lebih dekat ke pantai daripada tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

"Mengingat jaraknya yang dekat dengan garis pantai, ada potensi untuk melihat paus yang spektakuler, tetapi kami mendorong siapa pun yang berharap untuk melihat lebih dekat untuk menjaga jarak yang aman seperti yang digariskan dalam Peraturan Konservasi Keanekaragaman Hayati 2017,” lanjutnya.

Undang-undang ini melarang siapa pun yang mendekati paus di kapal untuk mendekat dari 100 meter (328 kaki).

Menurut pernyataan polisi, paus itu mungkin terluka dalam insiden itu. NSW National Parks and Wildlife Service (NPWS) bekerja sama dengan Organisasi untuk Penyelamatan dan Penelitian Cetaceans di Australia (ORRCA) ikut memantau paus tersebut.

Spesies paus itu tidak diidentifikasi dalam pernyataan polisi atau keluarga.

Lucy Babey, wakil direktur dan kepala sains dan konservasi di ORCA, sebuah badan amal yang berbasis di Inggris yang melindungi paus dan lumba-lumba, mengatakan kepada CNN bahwa sekitar 40.000 paus bungkuk sering berada di perairan Australia di tempat ini, sepanjang tahun saat mereka bermigrasi ke perairan yang lebih hangat untuk musim dingin.

"Paus bungkuk sangat akrobatik dan dikenal karena pelanggarannya, itulah sebabnya mereka adalah salah satu spesies terbaik untuk mengamati paus," katanya.

Babey menjelaskan paus dewasa, biasanya berukuran sekitar 55 kaki dan beratnya bisa 79.000 pon dalam kasus laki-laki dan sedikit kurang untuk perempuan - tergantung pada apakah mereka hamil atau tidak. Mereka dapat melakukan perjalanan hingga 15,5 mil per jam, tetapi cenderung meluncur dengan kecepatan yang lebih santai selama migrasi.

Pelanggaran bisa menjadi bentuk komunikasi,dengan suara keras ekor mereka mengenai air yang memperingatkan orang lain akan bahaya atau makanan di daerah tersebut. Namun, mereka juga bisa melanggar saat terancam.

"Ini bisa menjadi caranya untuk mengatakan 'jangan mendekat, aku di sini' atau mungkin takut dan melompat keluar. Mereka juga lebih sering melanggar jika mereka bepergian dengan anak muda,” terangnya.

"Itu juga bisa saja sial -- paus itu kebetulan melanggar dan tidak tahu ada kapal di sana,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini