Dalam postingan itu juga memperlihatkan sebuah chat di sebuah grup WhatsApp yang mengingatkan agar para sopir truk agar lebih berhati hati. Sebab, kondisi di Tanjung Priok saat ini kian mencekam dan kembali seperti dulu. Hal ini imbas ditangkapnya para preman yang meresahkan.
“Kalo bisa hibawan (imbauan) saya bilamana ada kiriman ke Tanjung Priok harap ditolak aja,” katanya seperti dikutip di salah satu grup sopir truk.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian dan pihak otoritas Pelayanan Tanjung Priok. Baca Juga: Resahkan Masyarakat, 34 Preman di Tangerang Ditangkap
Sebelumnya, polisi menangkapi puluhan preman yang meresehkan karena melakukan pungutan liar (pungli) sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.