Tangani Pandemi, Panglima TNI Minta Pasukan Bergerak Cepat

Karina Asta Widara , Okezone · Selasa 15 Juni 2021 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 1 2425318 tangani-pandemi-panglima-tni-minta-pasukan-bergerak-cepat-5msqQfpeVc.jpg fOTO: Dok BNPB

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memimpin Apel Gabungan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur mengatakan, pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia semakin kompleks dan perlu penanganan serius dari semua pihak.

"Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari satu tahun dan menjadi semakin kompleks. Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi yang tinggi, kerja keras, kesungguhan, dan upaya yang telah dilaksanakan oleh saudara-saudara semua," kata Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, perjuangan belum selesai, Kabupaten Bangkalan mengalami lonjakan kasus. Kata dia, semua pihak menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi.

"Tingkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan disiplin protokol kesehatan," tuturnya.

Untuk Petugas, Hadi menyampaikan, agar selalu membantu pelaksanaan tracing dan testing untuk menemukan kasus konfirmasi sedini mungkin. Kasus konfirmasi yang dapat diidentifikasi sedini mungkin akan memungkinkan perawatan yang lebih baik dan mencegah terjadinya penularan yang lebih luas.

"Optimalkan fungsi PPKM skala mikro dengan membantu penegakkan protokol kesehatan, pemantauan kasus aktif, kedisiplinan pelaksanaan isolasi mandiri," ujarnya.

Hadi juga menekankan, agar para petugas di lapangan bergerak cepat melaporkan perkembangan situasi yang ada secara obyektif sebagai bahan analisa dan menentukan langkah selanjutnya secara tepat sasaran dan efektif.

Menghadapi pandemi Covid-19 di Bangkalan, pastikan upaya treatment, penanganan kasus positif berjalan dengan baik. Terutama ketersediaan tempat tidur rawatan, tenaga kesehatan, peralatan dan obat-obatan yang dibutuhkan serta isolasi mandiri.

"3 T (Tracing, Testing, dan Treatment) merupakan tiga hal yang sangat berkaitan. Tanpa adanya testing yang optimal, maka tracing kontak erat juga tidak akan berjalan optimal. Akibat tidak berjalannya tracing dan testing yang optimal, maka laju kasus positif akan tinggi," tuturnya.

Panglima TNI, Kapolri dan Ka BNPB turut meninjau vaksin yang dilakukan di Bangkalan. Dalam kegiatan ini, Panglima TNI didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta Karo Karo.

"Sosialisasikan bahwa walaupun sudah divaksin, kita tetap harus menjadikan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, termasuk pula mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan sebagai budaya kita, gaya hidup baru kita," katanya. CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini