Korsel Bersedia Berbagi Vaksin Covid-19 dengan Korut

Agregasi VOA, · Selasa 15 Juni 2021 05:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 18 2425196 korsel-bersedia-berbagi-vaksin-covid-19-dengan-korut-xDGLlUsRTM.jpg Presiden Korea Selatan Moon Jae-in 9Foto: Reuters)

SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in pada Senin (14/6) mengatakan bersedia memberikan bantuan vaksin Covid-19 kepada Korea Utara (Korut) jika negara yang terisolasi itu bersedia menerimanya.

Moon menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers bersama rekannya dari Austria Kanselir Alexander Van der Bellen setelah pertemuan puncak di Wina, pada Senin (14/6).

Moon mengatakan kepada wartawan jika Korea Selatan menjadi pusat regional untuk produksi vaksin Covid-19, “Korea Utara pasti akan menjadi salah satu negara untuk kerja sama (vaksin). Jika Korea Utara sepakat, kami akan secara aktif melanjutkan bantuan vaksin ke Korea Utara. Pemerintah Amerika Serikat (AS) juga secara aktif mendukung bantuan kemanusiaan ke Korea Utara,” terangnya.

Pada konferensi pers bersama di Washington bulan lalu, Presiden AS Joe Biden mengatakan ia dan Moon tetap sangat prihatin dengan situasi di Korea Utara. Biden mengatakan akan mengirim utusan khusus baru ke Korea Utara untuk membantu memperbarui hubungan.

(Baca juga: Total Lockdown, Kasus Covid-19 di Malaysia Turun 20 Persen)

Moon mengatakan pengumuman Biden itu “mengirim pesan kuat bahwa Biden menginginkan pembicaraan dengan Korea Utara. Kita berharap Korea Utara menanggapi ini.”

Moon juga mengatakan bahwa Biden menyatakan dukungannya untuk pembicaraan dan kerja sama antar-Korea, yang menurut Moon bisa membantu mengarah pada pembicaraan baru antara AS dan Korea Utara. Menurut kantor berita Associated Press, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pidatonya baru-baru ini mengatakan kombinasi Covid-19, sanksi ekonomi, dan bencana alam membuat negara itu menghadapi salah satu situasi terburuk.

(Baca juga: Arab Saudi Luncurkan Tiga Paket Haji Tahun 2021, Pendaftaran Lewat Online)

 Moon dan Kanselir Austria Sebastian Kurz bertemu Senin dengan wartawan setelah pembicaraan bilateral. Harian Korea Herald melaporkan kunjungan Moon itu adalah yang pertama ke Austria oleh seorang pemimpin Korea sejak kedua negara menjalin hubungan formal pada tahun 1892. Moon tiba pada hari Minggu setelah KTT G-7 di Inggris.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini