Buron 6 Tahun, Pemalsu Surat Tanah Berhasil Ditangkap di Medan

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 15 Juni 2021 06:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 608 2425210 buron-6-tahun-pemalsu-surat-tanah-berhasil-ditangkap-di-medan-9rJggT9b0x.jpg Buronan ditangkap di Medan. (Foto: Wahyudi Aulia)

MEDAN - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan berhasil menangkap Su alias GPT alis A Tiam, terpidana kasus pemalsuan surat tanah yang buron sejak tahun 2015.

A Tiam ditangkap di salah satu gudang di milik CV Jaya Makmur Sentosa di Jalan Yos Sudarso KM 15,5 Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan pada Senin (14/6/2021).

"Ya benar, yang bersangkutan berhasil kita tangkap saat bersembunyi di lantai dua bangunan gudang. Saat penangkapan kita bahkan harus mendobrak pintu di gudang tersebut," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Sumanggar Siagian.

Baca juga: Pangeran Batara Buronan Korupsi Peningkatan Jalan Pondok Rangon Ditangkap

Penangkapan terhadap A Tiam, kata Sumanggar, dilakukan setelah pihaknya melakukan penelusuran atas informasi yang diterima terkait keberadaan A Tiam di gudang tersebut. Saat akan melakukan penangkapan, anak A Tiam yang ada di gudang tersebut sempat berkilah dan menyebut orangtuanya sedang berada di Vietnam.

"Namun tim kita yang dipimpin Asintel Kejatisu Dwi Setyo, tidak percaya begitu saja dan melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan terpidana tersebut," tambahnya. 

Sumanggar menjelaskan, A Tiam ditangkap berdasarkan Surat Perintah Pelaksaan Putusan Pengadilan Nomor: Print-243/2.3.10/Euh.1/09/2015 tanggal 23 September 2015. Surat itu untuk melaksanakan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 543 K/Pid/2015 tanggal 13 Agustus 2015, menyatakan menghukum A Tiam selama dua tahun penjara karena terbukti bersalah melanggar Pasal 266 ayat (1) KUHP.

Baca juga: Terkenal Licin, Ini Penampakan Asong Cukong Illegal Logging Terbesar di Kalbar saat Ditangkap

A Tiam dihukum karena pada bulan Juli 2012 telah membuat surat palsu atau mempergunakan surat palsu dalam mengajukan permohonan penerbitan surat tanah penguasaan fisik di Jalan Platina Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Labuhan, seluas 4.413 M2. Pengajuan surat itu berdasarkan Akta Jual Beli Nomor: 06/2011 tanggal 27 April 2011.

"Saat ini terpidana sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Medan untuk pelaksanaan eksekusi hukuman ke Lapas Tanjung Gusta Medan," ucap Sumanggar. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini