Anggota pengawal yang diajak bicara kontan tertawa, pengawal yang ada di atas pohon pun ikut tertawa, tapi dengan nada ketakutan.
Lalu Bung Karno berkata lagi, "Bapak kan sudah bilang, biar buahnya tua dan matang dulu. Nanti kamu orang juga dibagi. Kalau kamu tidak sabar, pindahkan saja pohon sawo ini ke dekat asramamu itu"
Baca juga: Sisi Lain Soekarno: Hindul-Hindul Markindul Kata Sandi Istri Muda Bung Karno
Bung Karno kemudian meninggalkan pohon sawo itu. Setelah Bung Karno tidak kelihatan lagi, polisi yang ada di atas pohon itu pun baru berani turun.
Kawan-kawannya pun mengejek, "Rasain lu,". Kemudian, sejak saat itu tidak ada lagi yang berani memanjat pohon buah-buahan.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.