Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kepulauan Lakshadweep di India Kini Menjadi "Surga" yang Terancam

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 20 Juni 2021 |05:54 WIB
 Kepulauan Lakshadweep di India Kini Menjadi
Aksi protes di Kepuluan Laskshadweep (foto: M. Noushad)
A
A
A

Para pemrotes juga mendapat dukungan dari pemimpin Partai Kongres pimpinan Rahul Gandhi, yang menuding "orang-orang fanatik bodoh yang berkuasa" telah "menghancurkan permata India di lautan".

Dia juga telah menulis surat kepada Perdana Menteri Narendra Modi, untuk mencabut perintah yang digambarkan sebagai "serangan yang disengaja atas tatanan budaya dan agama masyarakat setempat."

Apa saja proposal kontroversial itu?

Keprihatinan paling besar di kalangan penduduk setempat adalah munculnya rancangan kebijakan soal alih kepemilikan lahan yang memungkinkan pemerintah mencaplok lahan di kepulauan itu untuk proyek infrastruktur.

Sebagai pejabat baru, Patel menyatakan, sudah punya sejumlah rencana besar untuk mengubah kepulauan yang sunyi itu menjadi surga wisata seperti Maldives alias Maladewa.

Dia mengeklaim, rencana ini akan memperbaiki taraf hidup dan keselamatan penduduk setempat. Namun Sadique dari SLF menyebutnya 'upaya untuk mencaplok wilayah."

Forum itu menyatakan, bahwa kebijakan tersebut bisa berujung pada pengusiran atas penduduk setempat yang membuat mereka kehilangan tempat tinggal. Maka SLF menuntut Patel untuk mencabut rancangan peraturan itu.

"Kami tidak menolak pembangunan, namun itu harus lah melindungi penduduk setempat, juga budaya dan wilayah mereka," kata Sadique. "Kami pun bukan anti-nasional, kami juga warga negara India, yang hanya memperjuangkan hak-hak dan tanah kami."

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement