Jelang Lockdown, Bangladesh Hentikan Transportasi Umum, Tutup Pusat Perbelanjaan, Pasar hingga Tempat Wisata

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 29 Juni 2021 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 18 2432451 jelang-lockdown-bangladesh-hentikan-transportasi-umum-tutup-pusat-perbelanjaan-pasar-hingga-tempat-wisata-5b8b0H5iMd.jpg Bangladesh hentikan transportasi umum (Foto: Amran Hossain/File)

DHAKA - Bangladesh memutuskan untuk menghentikan transportasi umum di seluruh negeri mulai Senin (28/6) dalam upaya menahan penyebaran virus corona.

Divisi Kabinet negara itu membuat pengumuman dalam pemberitahuan lembaran, mengatakan semua jenis transportasi, kecuali becak dan kendaraan yang membawa barang-barang darurat, akan ditangguhkan dari pukul 06:00 waktu setempat hingga pukul 06:00 waktu setempat dari Senin (28/6) hingga Kamis (1/7).

Pemberitahuan itu mengatakan toko-toko dan pusat perbelanjaan, pasar, tempat wisata, tepar rekreasi, resor dan pusat komunitas juga akan ditutup selama periode ini.

Toko makanan dan restoran akan menawarkan layanan online dan take away dari jam 08.00 pagi sampai jam 20.00 malam waktu setempat.

Pemberitahuan itu juga menegaskan diperlukan lebih banyak kesadaran untuk memastikan pemakaian masker di antara orang-orang, dan tindakan hukum akan diambil jika perlu.

(Baca juga: Presiden Ceko Sebut Transgender Menjijikkan)

Sementara itu, kantor publik dan swasta telah diminta untuk beroperasi dengan memastikan keberadaan jumlah karyawan yang dibutuhkan melalui manajemen yang jelas.

Seperti diketahui, Bangladesh pada Jumat (25/6) malam mengumumkan pemberlakuan penguncian ketat mulai Senin (28/6) tetapi kemudian menundanya hingga Kamis (1/7).

Keputusan terbaru diumumkan setelah otoritas kesehatan melaporkan kematian harian tertinggi di negara itu akibat Covid-19 pada Minggu (27/6)sejak wabah lokal pandemi pada Maret tahun lalu.

(Baca juga: Afrika Selatan Gempar Pertimbangkan Wanita Poliandri, Konservatif Tidak Senang)

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan melaporkan 119 kematian baru dan 5.268 kasus baru Covid-19 yang dikonfirmasi pada Minggu (27/6), sehingga jumlah keseluruhan menjadi 888.406 kasus dengan 14.172 kematian.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini