Untuk itu meski sudah divaksin, Menkes Budi minta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.
Menurutnya, kondisi kita saat ini sedang tinggi kasusnya. Sebenarnya pemerintah telah mengantisipasi sejak sebelum Lebaran dengan mempersiapkan rumah sakit, ketersediaan obat, tenaga kesehatan sudah divaksin, oksigen tabung dilengkapi. "Sekarang tolong bantu kami dengan cara kalau tidak ada kegiatan yang penting tinggallah di rumah. Supaya bisa mengurangi laju penularan. Melindungi diri, dan keluarga, masyarakat, dan negara kita," ujarnya.
Seperti diketahui, Pemerintah terus mempercepat dan memperluas pelaksanaan vaksinasi. Kini, vaksinasi sudah bisa dilakukan untuk masyarakat berumur 18 tahun ke atas. Hingga 29 Juni 2021, total jumlah vaksinasi dosis pertama di Indonesia mencapai 28,3 juta, sedangkan vaksinasi dosis kedua mencapai 13,3 juta. Ini belum termasuk jumlah yang divaksinasi melalui program Vaksinasi Gotong Royong.
Masih menurut Menkes Budi, Pemerintah berkomitmen untuk melipatgandakan semua upaya untuk terus melakukan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment) serta mempercepat dan memperluas vaksinasi. Dia pun berpesan agar semua individu, pelaku usaha, Pemerintah Pusat dan daerah tanpa terkecuali, untuk juga melipatgandakan protokol kesehatan.
Dia mengajak untuk semakin serius, semakin disiplin, semakin saling mengingatkan. Agar tidak ada lagi yang kehilangan anggota keluarganya, karyawan yang dirumahkan, dan pelaku usaha yang menutup usahanya karena pandemi ini. "Kita bangun Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja, Indonesia Tumbuh," ucap Menkes Budi. CM
(Yaomi Suhayatmi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.