Gegara Uang Receh, Tukang Becak Duel Sampai Tewas

Solichan Arif, Koran SI · Kamis 01 Juli 2021 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 519 2433785 gegara-uang-receh-tukang-becak-duel-sampai-tewas-p4LmXAHKGZ.jpg Tukang becak duel hingga tewas di Trenggalek, Jawa Timur (Foto: Solichan Arif)

TRENGGALEK - Cekcok dua tukang becak di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berakhir dengan penganiayaan yang mengakibatkan satu nyawa melayang. Pria berinisial TKR, warga Kelurahan Surondakan, Kota Trenggalek dibacok dengan sebilah sabit oleh BG, rekannya sendiri.

"Korban meninggal dunia," ujar Kasubag Humas Polres Trenggalek AKP Bambang Dwiyanto kepada wartawan, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga:  Pengemudi yang Viral Aniaya Sopir Truk Tak Alami Gangguan Kejiwaan

Insiden maut terjadi di sebelah utara alun-alun Kota Trenggalek. Di dekat mesin anjungan tunai mandiri (ATM), tubuh korban terkapar tidak bernyawa. Di sebelah mesin ATM tersebut, korban biasa mangkal.

Sambil menanti penumpang, ia kerap menerima uluran uang receh dari orang-orang yang memakai mesin ATM. Begitu juga dengan pelaku.

Saat korban sedang mengantar penumpang, lokasi di dekat ATM tersebut ia yang menempati. Informasi yang dihimpun, cekcok berawal dari uang receh yang diulurkan pemakai mesin ATM.

Saat itu, korban menerima uluran uang dari pengguna mesin ATM. Melihat itu pelaku meminta bagian. Korban menolak dan bersikukuh uang yang diterimanya tidak untuk dibagi. Adu mulut pun tidak terelakkan.

Informasinya, korban sempat mengeluarkan gunting. Diduga hanya untuk menakut nakuti. Namun pelaku semakin naik pitam. Ia bergegas mengambil sabit dan langsung dibacokkan.

Darah sontak bersimbah. Korban ambruk di lokasi sekaligus meregang nyawa. "Korban meninggal dunia dengan luka di bagian leher," terang Bambang.

Baca Juga:  Rekam Aksi Penganiayaan, Pelaku Ditangkap Akibat Video Bocor dan Viral

Suasana di alun-alun Kota Trenggalek seketika heboh. Disaksikan warga yang berdatangan, pelaku diringkus petugas. Sementara jenazah korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diautopsi.

Menurut Bambang, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan. Terutama terkait dengan motif penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya korban.

"Pelaku sudah diamankan. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan," pungkas Bambang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini