"Yang ibu hamil akan menanyakan BPJS karena dia di Cemplang, BPJS-nya bisa di pakai di mana. Nah, yang videoin katanya positif. Jadi yang hamil gak positif, hanya nanya BPJS. Kita sedang cari kalau positif (perekam) apakah dia isolasi atau gak," ungkapnya.
Di samping itu, Ade Yasin berharap agar kejadian serupa tidak kembali terulang di seluruh Puskesmas atau layanan kesehatan lain di Kabupaten Bogor.
"Tidak boleh terjadi lagi seperti ini. Satu peristiwa sudah cukup bagi kita. Semua (Puskesmas) sudah baik, satu saja yang bikin kesalahan, (Puskesmas) yang lain terluka. Jangan ada lagi," tutup Ade Yasin.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.