Hakim: Mendiang Presiden Haiti Sempat Disiksa Sebelum Dibunuh

Antara, · Senin 12 Juli 2021 06:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 18 2439131 hakim-mendiang-presiden-haiti-sempat-disiksa-sebelum-dibunuh-KOaVvbcUJI.jpg Polisi memperlihatkan alat bukti dan tersangka pembunuhan Presiden Haiti (Foto: Antara/ Reuters)

BOGOTA - Menurut otoritas Haiti pada Sabtu (10/7), Presiden Jovenel Moise sempat disiksa oleh para pelaku sebelum dibunuh.

Salah satu hakim investigasi, Carl Henry Destin, kepada surat kabar Le Nouvelliste mengatakan Moise dianiaya di kamarnya, sedangkan putrinya lari menyelamatkan diri sementara putra dan stafnya dibungkam secara paksa.

Menurut laporan autopsi, Destin mengatakan Moise mengalami patah tulang di bagian lengan dan kaki kanannya.

Berdasarkan informasi kepala Kepolisian Haiti Leon Charles saat konferensi pers pada Kamis (8/7), kelompok pembunuh Moise melibatkan dua warga Amerika dan 26 warga Kolombia.

(Baca juga: Wanita Ini Tewas Diserang Beruang, Diseret dari Dalam Tenda)

Sebelumnya, pejabat menyebutkan bahwa empat tersangka tewas.

Dua warga AS yang teridentifikasi bernama Joseph Vincent dan James Solages --keduanya keturunan Haiti.

Duta Besar Haiti untuk AS Bocchit Edmond menggambarkan kedua pria itu sebagai "komando, pembunuh, profesional terlatih." Menteri Pertahanan Kolombia Diego Molano pada Kamis mengatakan bahwa para tersangka merupakan mantan anggota militer.

Peristiwa baru-baru ini membuat Haiti menghadapi krisis kepemimpinan.

(Baca juga: Fauci Sesalkan Perpecahan Politik di AS terkait Vaksinasi Covid-19)

Moise dilantik pada 2017 setelah unggul dalam pemilu yang diperdebatkan. Usai gagal menggelar pemilu, kubu oposisi menuntut pria berusia 53 tahun itu mundur.

Sehari menjelang kematiannya, Moise menunjuk perdana menteri baru yang akan dilantik pekan ini. Haiti dijadwalkan akan menyelenggarakan pemilu Presiden dan legislatif pada 26 September mendatang.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini