Share

Pakistan Bakal Jadi Tuan Rumah Perundingan Perdamaian Afghanistan

Agregasi VOA, · Kamis 15 Juli 2021 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 18 2440838 pakistan-bakal-jadi-tuan-rumah-perundingan-perdamaian-afghanistan-wyzrErwXgQ.jpg Utusan khusus presiden Afghanistan untuk Pakistan Mohammad Omer Daodzai (Foto: AP/Voa Indonesiai)

PAKISTAN akan menjadi tuan rumah bagi para pemimpin politik terkemuka Afghanistan dalam konferensi untuk mempercepat proses perdamaian intra-Afghanistan ketika penarikan militer asing pimpinan AS dari negara itu hampir selesai.

Inisiatif diplomatik Pakistan itu dilakukan setelah gerilyawan Taliban dengan cepat membuat kemajuan teritorial dengan merebut sejumlah distrik baru Afghanistan di seluruh negeri yang dilanda perang itu, sejak awal Mei, ketika pasukan sekutu AS dan NATO secara resmi memulai proses penarikan.

Baca Juga:  Taliban Peringatkan Turki, Anggap Penjajah jika Tak Hengkang

Merosotnya keamanan telah memicu kekhawatiran bahwa kekosongan yang ditinggalkan oleh pasukan asing bisa mengubah konflik menjadi perang saudara besar-besaran dan memungkinkan kelompok teroris transnasional menemukan lebih banyak ruang di Afghanistan untuk menyerang target mereka masing-masing di negara-negara tetangga dan sekitarnya.

Sumber-sumber resmi yang ditempatkan di Islamabad, Rabu 14 Juli 2021 mengatakan kepada VOA bahwa konferensi itu dijadwalkan "17 hingga 19 Juli" dan beberapa pemimpin Afghanistan telah mengonfirmasi partisipasi mereka. Utusan khusus presiden Afghanistan untuk Pakistan, Mohammad Omer Daudzai dan mantan menteri keuangan Omar Zakhilwal telah mengkonfirmasi kepada VOA akan menghadiri pertemuan tersebut.

Baca Juga:  Inggris Akan Bekerja Sama dengan Taliban Jika Kuasai Afghanistan

Namun, Daudzai, mengatakan “tanggal pertemuan masih diperdebatkan.” Hamid Karzai, mantan presiden Afghanistan, Salahuddin Rabbani, mantan menteri luar negeri, Omar Zakhilwal, mantan menteri keuangan, Haji Mohammad Mohaqiq, pemimpin senior komunitas etnis minoritas Hazara, Gulbuddin Hekmatyar, mantan kepala suku yang beralih menjadi politisi, dan Ahmad Wali Masoud, termasuk di antara para undangan, kata sumber tersebut.

Islamabad telah mengusulkan untuk menjadi tuan rumah pertemuan itu karena negosiasi damai yang ditengahi AS antara Taliban dan perwakilan pemerintah Afghanistan selama berbulan-bulan belum menghasilkan apapun.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(Ari)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini