Sedang Evakuasi Kecelakaan, Polisi Malah Temukan 10 Kilogram Sabu

Era Neizma Wedya, iNews · Senin 26 Juli 2021 05:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 610 2445881 sedang-evakuasi-kecelakaan-polisi-malah-temukan-10-kilogram-sabu-NeNTbYshF7.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

MUBA - Polres Musi Banyuasin (Muba) berhasil mengamankan 10 kilogram narkoba jenis sabu saat akan mengevakuasi kecelakaan lalu lintas antara Daihatsu Terios dengan truk boks.

Kapolres Muba, AKBP Erlin Tangjaya, mengatakan kasus tersebut bermula dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Palembang-Jambi, Km 146, Tungkal Jaya, Muba, Minggu (11/7/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Kecelakaan itu melibatkan mobil Daihatsu Terios B 1962 EFY dan truk boks muatan Indah Cargo Mitsubishi Diesel Box B 9424 FXS," katanya, Minggu (25/7/2021).

Dikatakan Erlin, saat tiba di lokasi petugas tidak menemukan pengemudi Terios tersebut, dan hanya ada sopir truk boks. Petugas pun lalu menaruh kecurigaan akan adanya narkoba di mobil Terios tersebut.

"Dari keterangan sopir truk ia sempat melihat dua orang keluar dari mobil itu sesaat setelah kecelakaan. Orang itu pun dalam keadaan terluka dan pusing," katanya.

Selanjutnya, kendaraan tersebut dibawa ke Mapolsek Tungkal Jaya untuk selanjutnya dilakukan penggeledahan. Hasilnya didapati 10 kantong plastik berwarna hijau dengan merek 'Guanyinwang' yang disimpan di boks dinding kiri dan kanan belakang mobil beserta selembar bukti transfer.

"Bungkusan itu beratnya 10 kilogram dan ternyata berisi narkoba jenis sabu," katanya.

Atas temuan tersebut, Satres Narkoba Polres Muba kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah dilakukan penelusuran diketahui jika kendaraan itu melakukan perjalanan dari wilayah Aceh.

Menurtnya, identitas pengemudi Terios sudah dikantongi petugas, dan telah memasukkannya ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Selain itu, yang bersangkutan diduga merupakan jaringan bandar narkoba dari Aceh.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut agar dapat segera menangkap pelaku," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini