Bermodal Garpu, Pria Ini Nyaris Perkosa Wanita saat Tertidur Lelap

Subhan Sabu, Okezone · Rabu 28 Juli 2021 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 340 2447363 bermodal-garpu-pria-ini-nyaris-perkosa-wanita-saat-tertidur-lelap-MzSYQmFiJr.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BITUNG - Keperawanan seorang gadis belia yang masih berusia 14 tahun di Kota Bitung nyaris direnggut oleh BK alias Brando (23). Peristiwa percobaan pemerkosaan tersebut tejadi di kompleks Sari Kelapa Bitung, Selasa 20 Juli 2021 lalu.

Peristiwa berawal saat korban berkumpul dan menginap di rumah temannya di Kelurahan Bitung Timur, tepatnya di kompleks Sari Kelapa Bitung. Saat sedang tidur nyenyak, tiba-tiba pelaku masuk dan mengancam dua teman korban dengan mengacungkan sebuah garpu makan.

"Pelaku mengancam akan menikam keduanya jika berteriak atau melakukan pergerakan lebih," kata Katim Tarsius Polres Bitung Bripka Angky Koagow, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga:  Daftar 4 Kasus Perampokan Sadis Disertai Pemerkosaan

Kedua teman korban hanya bisa terdiam ketakutan dan tak bisa berbuat apa-apa melihat perbuatan pelaku yang memulai membuka celana korban yang saat itu masih tertidur pulas.

Mereka hanya bisa melihat pelaku yang mulai melakukan aksinya dengan membuka celana korban, menyentuh kemaluan korban, kemudian pelaku membuka baju korban dengan perlahan kemudian mencium payudara korban.

"Merasa ada yang aneh, korban pun terbangun dari tidurnya. Saat terbangun korban langsung kaget ada seorang lelaki yang tidak dikenal berada di atas tubuhnya," ujar Bripka Angky Koagow.

Baca Juga:  Bejat! Ayah di Tambora Ratusan Kali Perkosa Anak Tiri saat Istrinya Tidur Pulas

Pelaku yang takut korban berteriak kemudian mengancam korban dengan garpu seperti yang dilakukannya kepada kedua orang temannya. Pelaku kemudian melanjutkan aksinya mencium leher korban dengan permainan lidahnya hingga membuat leher korban berwarna merah.

Korban yang sudah sangat gerah dengan perbuatan pelaku, akhirnya mencoba melakukan perlawanan dengan berteriak sehingga membuat pelaku ketakutan. Melihat aksi yang dilakukan korban sudah sangat histeris, pelaku pun mulai takut dan langsung mengambil tindakan melarikan diri dari tempat tersebut.

"Korban akhirnya menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya dan kemudian langsung melaporkan ke team tarsius Polres Bitung," ucap Bripka Angky Koagow.

Team Tarsius kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan mulai melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan informasi keterangan korban dan saksi-saksi team kemudian mengetahui ciri-ciri pelaku yang merupakan warga Bitung.

Usai mengetahui identitas pelaku, Team Tarsius langsung menuju ke kompleks Sari Kelapa Bitung, melakukan pengembangan mengetahui posisi pelaku dan kemudian melakukan penangkapan. Pelaku tanpa perlawanan akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Bitung guna dilakukan pemeriksaan.

"Pelaku sudah kami akankan dan pelaku juga mengakui perbuatannya. Saat ini, pelaku sudah di serahkan di unit PPA Polres Bitung guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tutur Katim Tarsius.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini