45 Hektare Lahan di Kawasan Danau Toba Hangus Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian Warga

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Senin 02 Agustus 2021 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 01 608 2449325 45-hektare-lahan-di-kawasan-danau-toba-hangus-terbakar-diduga-akibat-kelalaian-warga-Myrht1mpdn.jpg Kebakaran di kawasan Danau Toba. (Foto: Istimewa)

SAMOSIR - Lahan seluas 45 hektare di kawasan Danau Toba, tepatnya di Dusun Sigulati, Desa Sri Marrihit, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, terbakar sejak Jumat 30 Juli 2021.

Kepala Daops Manggala Agni Daops Sumatera II, Anggiat SP Sinaga mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran lahan tersebut pada Jumat pukul 19:52 WIB. Pada pukul 20:49 WIB, personel dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. 

"Kita bertarung sehari semalam melawan kebakaran, hingga akhirnya api dapat dipadamkan pukul 05:30 WIB pada Sabtu, 31 Juli 2021 kemarin. Total ada 45 hektare yang terbakar," kata Anggiat, Minggu (1/8/2021).

Dalam proses pemadaman, kendala yang dihadapi adalah angin kencang yang memunculkan kembali titik api dan membuat api cepat menyebar. Kesulitan lain adalah topografi daerah kebakaran di bukit yang curam. 

Baca juga: Ajaib! Pemuda Ini Selamat Setelah Jatuh ke Jurang Sedalam 25 Meter di Danau Toba

"Karhutla di tepian Danau Toba selalu gitu. Sore hari sering terjadi karhutla, di situ juga angin kencang," tambahnya. 

Lokasi lahan yang terbakar berada di wilayah perbukitan yang dipenuhi ilalang dan pohon pinus. Lahan yang terbakar merupakan hutan lindung dan lahan masyarakat. 

"Indikasinya kebakaran terjadi diduga karena kelalaian masyarakat. Setelah pemadaman, kita juga melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tidak sembarangan membakar sampah di kebun mereka," kata Anggiat.

Sosialisasi dilakukan karena karhutla yang terjadi seringkali disebabkan kelalaian masyarakat. Mereka membakar sampah di kebun, tetapi tidak diperhatikan hingga benar-benar padam.

"Kita imbau kepada masyarakat dan juga seluruh instansi yang terkait dalam penanganan karhutla agar lebih  peduli dan tanggap," tegasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini