Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Warga Afghanistan Bantu Pasukan Khusus AS, Kini Jadi Tunawisma

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Rabu, 04 Agustus 2021 |11:49 WIB
Cerita Warga Afghanistan Bantu Pasukan Khusus AS, Kini Jadi Tunawisma
Kisah warga Afghanistan yang dulu membantu pasukan khusus AS, kini menjadi tunawisma (Foto: Dustin Duong untuk BBC)
A
A
A

  • 'Ini rumahmu'

Putus asa, Zia menelepon mantan kaptennya dan memberi tahu dia di mana dia berada.

"Dia sangat marah," kata Zia. Beberapa hari kemudian, kaptennya tiba di Virginia dan mengantar Zia dan keluarganya kembali ke rumahnya di North Carolina.

"Dia memberi tahu saya: 'Ini rumahmu,'" kata Zia.

"Selama kamu mau, kamu bisa tinggal di sini,” ujarnya.

"Saya tidak akan pernah melupakan itu,” tegasnya.

Zia akhirnya dapat memindahkan keluarganya ke apartemen mereka sendiri di Charlotte, tempat dia bekerja di bidang konstruksi dan kemudian di toko serba ada.

Carolina Utara tidak seperti tempat-tempat yang pernah dia dengar dari rekan-rekannya di Amerika - New York City, Washington DC, Las Vegas.

Tapi dia menikmati keamanan sederhana dari kehidupan baru mereka: perjalanan aman anak-anaknya dari dan ke sekolah, kebebasan istrinya untuk pergi keluar, untuk bekerja.

Keempat anaknya dengan cepat menjadi fasih berbahasa Inggris dan mantan penerjemah itu diejek anak-anaknya karena kesalahan tata bahasanya.

Tahun lalu, Zia, istri dan tiga anak tertua mereka disumpah sebagai warga negara Amerika.

Putra bungsunya, sekarang berusia enam tahun, lahir sebagai orang Amerika, dan berbicara dengan sedikit aksen selatan.

Sekitar dua tahun lalu, keluarga beranggotakan lima orang itu pindah ke rumah sederhana berdinding papan di jalan buntu yang tenang.

Sebuah bendera Amerika besar tergantung di luar rumah.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement