Rencana Mengisi Hari Tua, Antara AS dan Indonesia

Agregasi VOA, · Kamis 05 Agustus 2021 07:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 18 2451108 rencana-mengisi-hari-tua-antara-as-dan-indonesia-IOVfjeqDHs.jpg Mengisi hari tua antara di AS dan Indonesia (Foto: Courtesy Image)

Elina sudah menetap lebih dari 20 tahun di AS. Ia menikmati hidup di Arizona yang jauh dari keramaian dan polusi dengan berkebun di lahan seluas hampir satu hektar sambil beternak ayam. Rasa sepi tak dapat dipungkiri ketika merindukan keluarga dan banyak teman di Indonesia yang sudah ia kenal selama lebih dari 40 tahun.

“Jadi, sebagai orang Indonesia di Arizona, saya merindukan makanan dan persahabatan yang sama sekali tidak saya miliki disini, kecuali sahabat saya yang baru saja meninggal di Arizona,” terangnya.

Tingginya biaya hidup, tidak lagi produkti bekerja, dan jumlah uang pensiun yang terbatas, menjadi pertimbangan utama Joseph Tobing di Maryland untuk pensiun di Indonesia. Kekuatan fisik juga memengaruhi keputusannya bersama istri, selain mengharapkan suasana yang lebih tenang dan memuaskan untuk mengisi akhir hayat.

“Karena masih banyak tempat yang bisa dijalani, juga banyak teman-teman yang sudah lama tidak ketemu. Biaya hidup juga jauh lebih memadai daripada di sini (AS),” tukas Joseph.

Bersama istri yang lahir dan besar di Amerika, Joseph membantu merawat ibu mertua yang tahun lalu genap berusia 100 tahun. Pasangan yang aktif dalam lembaga swadaya masyarakat untuk kemanusiaan, Adventist Development and Relief Agency (ADRA) itu berpandangan pensiun sedini mungkin agar dapat menjelajahi daerah-daerah di Indonesia sekaligus menjadi sukarelawan dalam pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat. Joseph, yang pindah ke AS tahun 1984, sudah berkonsultasi dengan penasehat keuangan terkait uang pensiunnya kelak.

“Kita lihat pendapatan dari pemerintah, juga dihitung simpanan, rumah atau investasi lainnya. Dari situ bisa dihitung kira-kira berapa pendapatan atau pengeluaran untuk 5 tahun dari sekarang. Dan juga, yang ada itu kira-kira bisa bertahan (berapa) lama,” ujarnya.

Sementara itu, Joseph berencana pensiun tahun 2025 di Bandung, tempat kedua adiknya tinggal.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini