Kemudian, pria tersebut mengirimkan lokasi atau titik villa yang sedianya akan disewa mereka. Setelah diikuti, lokasi yang diberikan justru mengarahkan mereka ke salah satu pondok pesantren.
"Kita 2 mobil, jumlah orang sekitar 11 orang langsung ke sana. Pelaku kirim kita maps yang salah, menuju ke pesantren. Kebetulan pesantrennya dekat daerah Cisarua dekat curug. Coba chat sama telepon malah ceklis satu, menghilang tiba-tiba," ungkap Riska.
Atas kejadian ini, uang sebesar Rp 850 ribu untuk uang muka penyewaan villa raib. Mereka terpaksa kembali menyewa villa di kawasan Puncak.
"Pokoknya yang hilang uang DP villa aja tuh. Sekarang sudah ada di villa lain," pungkas Riska.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.