Share

BNPB: Banjir Landa 2 Kabupaten di Provinsi Banten

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 10 Agustus 2021 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 525 2453626 bnpb-banjir-landa-2-kabupaten-di-provinsi-banten-lFMokT3tMw.jpeg

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan telah terjadi banjir di dua kabupaten di Provinsi Banten yakni di Kabupaten Serang dan Kabupaten Lebak.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang sebanyak dua kampung di dua desa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, masih tergenang air pasca banjir yang terjadi pada Senin (9/8/2021), pukul 22.30 WIB.

BACA JUGA: Hujan Deras, Banjir 1,5 Meter Rendam 2 Kampung di Bogor

“Banjir tersebut dipicu salah satunya hujan dengan intensitas tinggi yang kemudian menyebabkan air di saluran irigasi dan Sungai Ciunjung meluap,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima, Selasa (10/8/2021).

Hingga hari ini, pukul 06.00 WIB, titik genangan dengan ketinggian muka air (TMA) 10 – 60 cm. Kedua kampung yang tergenang berada di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Genangan di Kampung Pulokiong, Desa Baros, masih tergenang dengan TMA 10 – 50 cm. Kampung Siliwung, Desa Sukamanah, TMA 10 – 60 cm.

BACA JUGA: Hujan Deras, Ciledug Raya Jaksel Banjir

Pantauan BPBD setempat warga memilih untuk bertahan di rumah mereka meskipun masih ada genangan air. Kampung Cipanganten, Desa Panyirapan, yang sebelumnya dilanda banjir, saat ini situasinya sudah kondusif. BPBD melaporkan tidak ada lagi genangan di kampung tersebut.

Sedangkan di lokasi lain, wilayah terdampak banjir di Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, masih menunggu hasil dari kaji cepat BPBD yang berada di lapangan.

Data sementara BPBD Kabupaten Serang pada Selasa (10/8) mencatat banjir berdampak pada 63 KK (259 jiwa). Rincian warga yang terdampak sebagai berikut Desa Baros 30 KK (100 jiwa), Desa Sukamanah 30 KK (150) dan Desa Kadubeureum 3 KK (9). Tidak ada korban jiwa akibat banjir di beberapa kampung ini.

Saat banjir terjadi di wilayah terdampak, TMA berada pada ketinggian 30 – 80 cm. Banjir merendam sejumlah rumah warga.

Selain banjir di Kabupaten Serang, peristiwa yang sama melanda Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Hujan dengan intensitas tinggi pada Senin, pukul 17.30 WIB menyebabkan debit air Sungai Ciberang meluap.

Hujan dengan durasi lama ini mengakibatkan banjir yang menghanyutkan jembatan penghubung jalan Cipanas – Citorek. Kejadian ini berlangsung pada Senin, pukul 17.30 WIB.

Pantauan dari BPBD Kabupaten Lebak menyebutkan wilayah terdampak di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak. BPBD setempat mencatat tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, sedangkan masyarakat terdampak banjir masih dalam pendataan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini