Keroyok Siswa SMK hingga Tewas, 5 Pelajar Ditangkap di Sukabumi

Dharmawan Hadi, iNews · Kamis 12 Agustus 2021 21:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 12 525 2454831 keroyok-siswa-smk-hingga-tewas-5-pelajar-ditangkap-di-sukabumi-TC72m8K5zD.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SUKABUMI - Polisi menangkap 5 pelaku pengeroyokan terhadap pelajar di Jalan Raya Cimuncang Sukaraja yang terjadi pada Senin, 9 Agustus 2021. Kelima pelaku ditangkap pada Rabu, 11 Agustus 2021 malam, dan Kamis, 12 Agustus dini hari WIB.

Korban berinisial ASP (15) merupakan pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan di wilayah Sukalarang. Korban meninggal dunia pada Kamis dini hari di Rumah Sakit Umum Hermina Sukabumi.

Kapolsek Sukaraja, Kompol Supardi, mengatakan tiga terduga pelaku ditangkap pada Rabu malam dan dua lainnya pada Kamis dini hari.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kelima terduga pelaku yang merupakan pelajar dari salah satu sekolah menengah kejuruan di Sukaraja adalah IM (16), PJK (16), N (16), YSA (17 ), dan GM (17 ).

Diketahui, tiga terduga pelaku merupakan junior sekaligus eksekutor pengeroyokan, yakni IM, PJK, dan N. Mereka diamankan pada Rabu malam.

Sedangkan dua lainnya, YSA dan GM merupakan senior yang memerintahkan atau menyuruh, ditangkap pada Kamis dini hari

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setyaningsih dalam keterangan tertulis ikut menjelaskan kronologi dugaan pengeroyokan tersebut. Kata dia, insiden ini terjadi pada Senin, 9 Agustus 2021 sekira pukul 15.00 WIB di Jalan Raya Cimuncang, tepatnya depan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sukaraja, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja.

Baca Juga : Saling Ejek 'Kutang Bergabus', Siswi SMP Bukittinggi Dikeroyok 5 Teman

Saat itu, korban ASP pergi membonceng temannya yang berinisial MRM menuju tempat kejadian perkara. Kemudian, korban menemui sejumlah terduga pelaku, yang ternyata, sambung Astuti, sudah janjian untuk tawuran. Sementara teman korban, MRM, diminta menunggu dekat sepeda motor yang diparkir.

"Korban langsung ditendang IM, hingga terjatuh. Dalam posisi terjatuh, langsung dibacok dengan celurit oleh terduga pelaku PJK dan mengenai bagian dahi. Korban juga dibacok oleh N dan mengenai bagian tangan kanan," kata Astuti.

Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Hermina Sukabumi untuk mendapat perawatan. Wakil Direktur Medis RS Hermina Sukabumi Hendy Kurniawan menyebut korban datang pada Senin, 9 Agustus sekira pukul 19.00 WIB, namun sempat mengaku menjadi korban kecelakaan.

"Saat itu pun langsung kita operasi dan tindakan lain, tetapi tidak bertahan. Tadi dini hari (Kamis) meninggal dunia dan dipulangkan ke rumahnya," kata Hendy.

Korban merupakan warga Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Polisi menyebut pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini