Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Taliban Kembali Berkuasa, BIN Dekati 'Alumni' Perang Afghanistan

Agregasi VOA , Jurnalis-Minggu, 22 Agustus 2021 |13:19 WIB
Taliban Kembali Berkuasa, BIN Dekati 'Alumni' Perang Afghanistan
Pasukan Taliban berparade di Qalat, Provinsi Zabul, Afghanistan, 19 Agustus 2021. (Foto: Reuters)
A
A
A

BIN juga akan terus memantau siapa saja warga Indonesia yang masih bergabung dengan kelompok teror di Afghanistan. Namun wawan tidak menyebutkan berapa jumlah mereka.

Mengenai warga Indonesia yang baru dievakuasi dari Afghanistan, lanjut Wawan, BIN akan melakukan verifikasi data-data mereka untuk melihat sejauh mana kecenderungan mereka terhadap kelompok-kelompok beroperasi di Afghanistan.

Dia menyebut informasi awal menyebutkan ada satu warga Indonesia yang terlibat ISIS namun BIN akan masih mengumpulkan bukti pendukung yang kuat.

Ormas yang Dekat Taliban

Pengamat terorisme dari Univeristas Malikussaleh, Al Chaidar, mengaku merasa aneh jika BIN mendeteksi organisasi teroris yang memiliki kedekatan ideologi dengan Taliban. Menurutnya, BIN harus menyebut organisasi mana yang memiliki kemiripan ideologi dengan Taliban. 

"Taliban sendiri juga sudah memutuskan hubungannya dengan Al Qaeda dan sudah berjanji tidak akan menjadikan negara itu (Afghanistan) sebagai tempat untuk menyerang negara lain. Artinya dia tidak bekerja sama dengan teroris yang lain," ujar Al Chaidar.

Al Chaidar menilai kebijakan BIN untuk mendeteksi kelompok-kelompok yang memiliki kesamaan ideologi Taliban sebagai langkah yang salah kaprah.

Dia mengakui kemenangan Taliban di Afghanistan akan sangat berpengaruh terhadap mereka yang berafiliasi kepada Al-Qaidah. Mereka akan mengadopsi cara-cara yang dipakai Taliban. Bagi anggota ISIS di Indonesia, seperti JAD, JAT, dan MIT, juga akan berusaha melawan kemenangan Taliban ini karena merasa malu dengan kemenangan kelompok militan tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement