Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PM Malaysia Akan Umumkan Kabinet Baru Pekan Ini, Oposisi Tak Dapat Jatah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 25 Agustus 2021 |14:56 WIB
PM Malaysia Akan Umumkan Kabinet Baru Pekan Ini, Oposisi Tak Dapat Jatah
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob. (Foto: Reuters)
A
A
A

KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan bahwa pihak oposisi tidak akan masuk dalam jajaran Kabinet barunya. Ismail Sabri mengatakan bahwa susunan anggota Kebinet baru akan diumumkan pada akhir pekan ini setelah disetujui oleh Raja Malaysia.

"Saya harus menyampaikan (daftar) kepada Yang di-Pertuan Agong terlebih dahulu. Baru setelah Raja menyetujuinya, saya akan mengumumkannya," kata Datuk Seri Ismail kepada wartawan di Yan, Kedah, Senin (23/8/2021).

BACA JUGA: Dilantik Jadi PM Baru Malaysia, Ismail Sabri Puji Sang Istri

"Mereka (pemimpin oposisi) tidak berpartisipasi dalam Kabinet. Tidak ada pemerintahan yang bersatu dengan oposisi," tambahnya sebagaimana dilansir Straits Times.

Komentar Ismail muncul setelah Istana pada Rabu (18/8/2021) lalu mengatakan bahwa Raja Malaysia Sultan Abdullah Ahmad Shah telah "menyatakan pandangan bahwa anggota parlemen harus bersatu untuk menciptakan persatuan di antara semua partai politik", dalam apa yang telah ditafsirkan oleh beberapa orang untuk menunjukkan seruan bagi pemerintah bipartisan. .

BACA JUGA: Ismail Sabri Tawari Oposisi di Majelis Pemulihan Negara, Tegaskan Prinsip Kebersamaan 

Dalam pidato perdananya pada Minggu (22/8/2021), sehari setelah ia dilantik sebagai Perdana Menteri oleh Raja, Ismail Sabri menekankan kerja sama lintas kesenjangan politik dan mengundang para pemimpin oposisi untuk bergabung dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19.

Pada Senin, dia mengatakan oposisi telah menunjukkan tanggapan yang menggembirakan atas sarannya untuk menjadi bagian dari Dewan Pemulihan Nasional negara itu dan komite khusus untuk menangani pandemi Covid-19.

"Oposisi telah memberi saya umpan balik yang baik dan saya akan segera bertemu dengan mereka," katanya, seraya menambahkan bahwa diskusi akan berpusat pada bagaimana setiap orang dapat memberikan kontribusinya.

Namun dia mengatakan Pemerintah Federal yang baru tidak akan menjadi pemerintah persatuan.

Perdana menteri meminta publik untuk tidak percaya pada daftar Kabinet yang diklaim telah menjadi viral, dengan mengatakan itu palsu. Ditanya siapa yang akan menjadi wakilnya, dia mengatakan akan mempertimbangkan semua pihak yang terlibat.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement