Depresi Ditinggal Ibu, Warga Tulungagung Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jati

Solichan Arif, Koran SI · Selasa 31 Agustus 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 519 2463824 depresi-ditinggal-ibu-warga-tulungagung-ditemukan-gantung-diri-di-pohon-jati-NKNmhJCAEu.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

TULUNGAGUNG - WS (55), seorang laki-laki warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung yang pergi tanpa pamit, ditemukan tewas tergantung. Di atas pohon jati di area perkebunan milik warga setempat, leher WS terjerat kain sarung dengan ujung lain terikat kuat pada dahan jati.

"Diduga bunuh diri," ujar Kapolsek Bandung Polres Tulungagung AKP Alpho Gohan kepada wartawan.

WS belum lama ditinggal pergi ibunya. Sekitar sepekan lalu, ibunya meninggal dunia. Diduga karena sedih. Sejak itu, prilaku WS berubah yang mengarah lazimnya orang depresi.

"Keterangan keluarga yang bersangkutan seperti depresi setelah ibunya meninggal," kata Alpho.

Pada Sabtu, 28 Agustus, WS tiba-tiba tidak ada di rumah. Di kamarnya tidak ada. Begitu juga di lingkungan sekitar rumah, juga tidak ada. Keluarga menyimpulkan WS pergi tanpa pamit dan langsung dilakukan pencarian. WS ditemukan menyendiri di dalam gua di kawasan hutan yang masih masuk wilayah desa.

"Yang bersangkutan langsung dibawa pulang," terang Alpho.

Pada Senin 30 Agustus, WS kembali keluar rumah tanpa pamit. Pencarian kembali dilakukan. Karena di sekitar rumah tidak ada, keluarga memutuskan kembali menyisir kawasan hutan. Di gua tempat WS pernah ditemukan menyendiri, yang bersangkutan juga tidak ada.

"Untuk yang kedua kalinya yang bersangkutan pergi tanpa pamit," papar Alpho.

Pencarian dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran. Di atas pohon jati, WS ditemukan tewas dalam posisi tergantung. Lehernya terjerat kain sarung. Dalam olah TKP petugas juga menemukan sebilah pisau kecil. Jenazah WS dievakuasi ke Puskesmas Bandung. Menurut Alpho, dalam pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.

Kematian korban diduga murni akibat gantung diri. Kendati demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi. Dari puskesmas jenazah diserahkan kepada keluarga untuk langsung dimakamkan.

"Jenazah yang bersangkutan diserahkan keluarga dan langsung dimakamkan," pungkas Alpho.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini