JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Timur berencana merelokasi pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan buah-buahan di Jalan Raya Bogor, atau tepatnya di depan Pasar Induk Kramat Jati. Relokasi itu dilakukan untuk menertibkan lalu lintas di area sekitar.
Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian mengatakan, relokasi PKL di depan Pasar Induk Kramat Jati tak kunjung membuahkan hasil. Pasalnya, para PKL yang menjajakan dagangannya di atas trotoar depan Pasar Induk Kramat Jati enggan dipindahkan ke tempat yang jauh.
"Kita rutin mengimbau para PKL pada pukul 09.00-12.00 WIB, pukul 14.00-16.00 WIB, kita lakukan bersama petugas gabungan serta pihak kecamatan," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (31/8/2021).
Baca juga: Pemkot Jaktim Tergetkan 75 Persen Warga Telah Divaksin pada 17 Agustus
Menurutnya, imbauan tersebut dilakukan untuk mengurangi kerumunan warga yang berbelanja di area trotoar Pasar Induk Kramat Jati. Selain timbul kerumunan, arus lalu lintas di Jalan Raya Bogor pun ikut tersendat.
"Kita lalukan pengawasan rutin dengan lebih menekankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19," ucapnya.
Baca juga: Pemkot Jaktim Simulasi Pasien Covid-19 di Graha Wisata TMII