Pria Ini Tewas Misterius di Bawah Pohon Mahoni

Solichan Arif, Koran SI · Kamis 02 September 2021 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 519 2465291 pria-ini-tewas-misterius-di-bawah-pohon-mahoni-Tl1lq0iWNR.jpg ilustrasi: Okezone

BLITAR - Seorang laki-laki berinsial KTM (54) warga Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, ditemukan tidak bernyawa. Warga menemukan tubuh korban dalam posisi tertelungkup di bawah pohon mahoni dengan luka di pundak serta kaki lecet-lecet.

(Baca juga: Heboh! Pria Tewas Tergantung, Disampingnya Ada Mayat Wanita Dalam Karung)

"Diduga korban meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon," ujar Paur Humas Polres Blitar Bripka Didik Dwi kepada wartawan Kamis (2/9/2021).

Menurut Didik, korban pamit pergi ke sawah sebelum ditemukan tewas. Karena tidak kunjung pulang, keluarga berusaha mencari. "Di lokasi sawah, yang bersangkutan tidak ada," terang Didik.

Sejumlah orang yang beraktivitas di sawah juga mengaku tidak tahu. Pencarian pun diperluas. Timbul perkiraan yang bersangkutan sedang mencari pakan ternak di pekarangan tegalan. Di sela aktifitas di sawah, KTM terkadang melakukan itu. Keluarga yang sedang mencari ke sana-sini, sontak kaget.

(Baca juga: Bunga Bermekaran di Sudut Ibu kota, Anies : Wajah Baru Jakarta Makin Cantik)

Di bawah pohon mahoni di area pekarangan desa setempat, terlilhat sesosok orang yang tertelungkup. "Ketika di dekati ternyata memang yang bersangkutan," kata Didik. Suasana seketika heboh. Orang-orang berdatangan. Saat ditemukan, KTM dalam keadaan sudah meninggal dunia. Petugas yang tiba di lokasi juga memastikan, yang bersangkutan sudah tidak bernyawa.

Melihat luka gores di pundak dan lecet-lecet pada kaki, KTM diduga terjatuh dari pohon mahoni. Saat mengambil dedaunan untuk pakan ternak, yang bersangkutan diduga jatuh tergelincir.

Dari hasil pemeriksaan, kata Didik, petugas tidak menemukan bekas tanda kekerasan. Kematian yang bersangkutan diduga terjatuh dari pohon.

Pihak keluarga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah kecelakaan. Keluarga juga tidak menginginkan dilakukan autopsi pada jenazah yang bersangkutan. "Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan. Jenazah yang bersangkutan langsung diserahkan ke keluarga yang selanjutnya dimakamkan," tutup Didik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini